Pages

Sabtu, 13 April 2013

[Tulisan B. Indonesia 2] Contoh Tulisan Ilmiah

disunting dari : Syah Khomeini D Fery Harahap

BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar belakang
Tujuan utama didirikannya perusahaan adalah untuk mencari laba. Hal ini berlaku untuk semua jenis perusahaan baik perusahaan dagang, manufaktur maupun jasa. Untuk perusahaan jasa misalnya, salah satu usaha untuk mendapatkan laba adalah dengan mengiventasikan dana menganggur dengan tujuan dapat mendatangkan laba pada masa yang akan datang.
Untuk memutuskan sebuah putusan investasi diperlukan pertimbangan yang masak sebelum investasi tersebut dilakukan, karena pada umumnya investasi membutuhkan dana yang relatif besar, dan keterikatan dana tersebut dalam jangka waktu yang relatif panjang, serta mengandung resiko.
Investasi dapat dilakukan dalam bentuk penggantian aktiva tetap, penambahan jumlah mesin, pembukaan pabrik baru, dan sebagainya. Keputusan investasi ini merupakan keputusan yang dibuat pada masa sekarang namun manfaatnya baru akan dirasakan pada masa yang akan datang.
Untuk memutuskan perlu tidaknya perusahaan mengiventasikan dana yang dimiliki, pihak manajemen perusahaan perlu mengadakan penilaian terhadap usulan investasi yang diajukan. Ada berbagai macam motode penilaian investasi yang dapat digunakan dan tiap-tiap metode mempunyai kebaikan dan kelemahan masing-masing.
Berdasarkan uraian diatas, maka dalam penulisan ilmiah ini penulis mengambil judul “ANALISIS PENILAIAN INVESTASI PADA PT. IKHOYAMO BROS”.

1.2 Rumusan Masalah
Seperti telah diuraikan dalam latar belakang diatas, keputusan investasi merupakan keputusan yang dibuat pada masa sekarang dan hasilnya akan diterima pada masa yang akan datang, sehingga keputusan ini harus dilakukan secara hati-hati agar perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dan terhindar dari kemungkinan kerugian yang akan terjadi. Oleh karena itu yang menjadi pokok permasalahan dalam penulisan ini adalah apakah keputusan yang diambil oleh perusahaan dalam kegiatan investasi merupakan keputusan yang tepat ?.

1.3 Batasan Masalah
Sebagaimana kita ketahui, banyak sekali metode penilaian yang dapat digunakan untuk menilai usulan-usulan investasi. Oleh karena itu dalam penulisan ini penulis membatasi pada penentuan investasi terhadap sebuah kapal barang dengan menggunakan metode net present value, internal rate of return, metode payback period dan Acounting rate of return pada PT.Ikhoyamo Bros.

1.4 Tujuan penulisan
Yang menjadi tujuan penulisan ini adalah :
Untuk mengetahui peranan metode-metode penilaian investasi dalam pengambilan keputusan investasi dan untuk mengetahui apakah keputusan yang diambil perusahaan dalam pembelian kapal diterima atau tidak .

1.5 Metodologi Penelitian
Dalam menyusun penulisan ini, penulis memperoleh data-data yang diperlukan dengan menggunakan 2 macam penulisan, yaitu :
1. Penelitian Lapangan (Field Study) 
Yaitu data yang diperoleh dengan melakukan kunjungan ke perusahaan 
dalam rangka memperoleh data yang dibutuhkan. 
2. Studi Pustaka (Library Study)
Yaitu dengan mempelajari teori teori yang relevan dari berbagai bahan acuan pembahasan yang berhubungan dengan metode penilaian Investasi. 





1.6 Sistematika penulisan
Dalam menyusun penulisan ilmiah ini, penulis menyusunnya secara sistematis ke dalam lima bab, yaitu :

BAB I Pendahuluan
Dalam bab ini berisi mengenai latar belakang masalah, pokok permasalahan, batasan masalah, tujuan penulisan, metodologi penulisan dan sistematika penulisan.

BAB II Landasan Teori
Dalam bab ini berisi mengenai pengertian investasi, jenis investasi, pengertian aktiva tetap berwujud, pengertian cash and flow, pengaruh pajak penghasilan terhadap keputusan investasi.

BAB III Gambaran Umum Perusahaan
Dalam bab ini berisi mengenai sejarah singkat perusahaan, kegiatan usaha dan struktur organisasi perusahaan. 

BAB IV Pembahasan dan Analisis
Dalam bab ini berisi mengenai perhitungan investasi berdasarkan kedua metode prenilaian investasi dan untuk menentukan keputusan yang harus diambil. 

BAB V Penutup 
Dalam bab ini dikemukakan kesimpulan dari hasil penjabaran bab terdahulu disertai saran-saran. 



BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Investasi
Keputusan investasi merupakan keputusan yang dibuat pada masa sekarang namun manfaatnya baru akan dirasakan pada masa yang akan datang, sehingga keputusan ini harus dilaksanakan secara hati-hati.
Menurut Mulyadi (1993:284), investasi adalah:“Pengkaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk menghasilkan laba yang akan datang”
Sedangkan menurut Mas’ud Machfoedz (1990:54), investasi adalah:“Investasi (pada barang modal) adalah penanaman uang atau aktiva lancar lain kedalam aktiva jangka panjang atau barang modal untuk kemudian dioperasikan dengan tujuan memperoleh keuntungan”
Jadi berdasarkan pendapat diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa investasi adalah usaha untuk menanamkan uang kedalam aktiva jangka panjang dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan.

2.2 Jenis Investasi
Menurut Mulyadi, investasi dapat dibagi menjadi empat golongan berikut ini:
2.2.1. Investasi uang tidak menghasilkan laba (non-profit investment) 
Investasi jenis ini timbul karena adanya peraturan pemerintah atau karena syarat- syarat kontrak yang telah disetujui, yang mewajibkan perusahaan untuk melaksanakannya tanpa mempertimbangkan laba atau rugi. Misalnya karena air limbah yang telah digunakan proses produksi jika dialirkan keluar pabrik akan mengakibatkan timbulnya pencemaran lingkungan, maka pemerintah mewajibkan perusahaan untuk memasang instalasi pembersih air limbah, sebelum air tersebut dibuang keluar pabrik. Karena sifatnya merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan maka investasi jenis ini tidak memerlukan pertimbangan ekonomis sebagai kriteria untuk mengukur perlu tidaknya pengeluaran tersebut.
2.2.2 Investasi yang tidak dapat diukur labanya (non-measurable provite investment)
Investasi ini dimaksudkan untuk menaikkan laba, namun laba yang diharapkan akan diperoleh perusahaan dengan adanya investasi ini sulit untuk dihitung secara teliti. Sebagai contoh adalah pengeluaran biaya-biaya promosi produk untuk jangka panjang, biaya penelitian dan pengembangan, dan biaya program pelatihan dan pendidikan karyawan. Sulit untuk mengukur penghematan biaya (karena adanya efisien) akibat adanya program pelatihan dan pendidikan karyawan.
2.2.3 Investasi dalam penggantian ekuipmen (replacement investment)
Investasi jenis ini meliputi pengeluaran untuk penggantian mesin dan ekuipmen yang ada. Penggantian mesin dan ekuipmen biasanya dilakukan atas dasar pertimbangan adanya kenaikan produktivitas (pendapatan differensial) dengan adanya penggantian tersebut. Jika aktiva differensial berupa investasi dalam penggantian aktiva tetap akan menghasilkan kembalian investasi (return on investment) yang dikehendaki, yang berupa perbandingan antar penghematan biaya dengan investasi yang akan dilakukan, maka penggantian mesin dan ekuipmen secara ekonomis menguntungkan.
2.2.4 Investasi dalam perluasan usaha
Investasi jenis ini merupakan pengeluaran untuk menambah kapasitas produksi atau operasi menjadi lebih besar dari sebelumnya. Tambahan kapasitas akan memerlukan aktiva differensial berupa tambahan investasi dan akan menghasilkan pendapatan differensial, yang berupa tambahan pendapatan (revenues), serta memerlukan biaya differensial, yang berupa tambahan biaya karena tambahan kapasitas. Untuk memutuskan jenis investasi ini, yang perlu dipertimbangkan adalah apakah aktiva differensial yang diperlukan untuk perluasan usaha diperkirakan akan menghasilkan laba differensial ( yang merupakan selisih antara pendapatan differensial dan biaya differensial) yang jumlahnya memadai. Kriteria yang perlu di pertimbangkan adalah taksiran laba masa yang akan datang ( yang merupakan selisih pendapatan biaya) dan kembalian investasi ( return on investment ) yang akan di peroleh karena adanya investasi tersebut. Penting juga di pertimbangkan faktor resiko yang berbeda-beda untuk tiap-tiap investasi, pajak penghasilan , dan nilai waktu uang, karma ketiga faktor tersebut menentukan aliran kas ( cash flow) di massa yang akan datang .

2.3. Pengertian Aktiva tetap berwujud 
Menurut Harnanto ( 1998: 501 ) , aktiva tetap berwujud adalah : “ Aktiva-aktiva yang memiliki bentuk fisik dan di pakai atau di gunakan di dalam operasi normal perusahaan seta mempunyai kegunaan relatip permaneen . “ 
Sedangkan menurut Mas ‘ ud Machfoedz ( 1990 : 57) , Aktiva tetap berwujud adalah : “ Kekayaan yang mempunyai nilai guna ekonomis jangka panjang dimiliki perusahan untuk menjalankan operasi guna menunjang perusahan dalam mencapai tujuan , dan dimiliki perusahan tidak untuk di jual kembali agar di peroleh laba atas penjualan tersebut “. 

Didalam akuntansi , aktiva tetap berwujud di bedakan menjadi tiga golongan , yaitu : 
1. Aktiva tetap yang umur atau massa kegunaanya tidak terbatas. Termasuk dalam kelompok aktiva ini adalah tanah yang di pakai sebagai tempat kedudukan bagunaan pabrik dan bagunaan kantor , Pertaniaan.
2. Aktiva tetap yang umur atau massa kegunaanya terbatas, dan dapat diganti dengan aktiva sejenis apabila massa kegunaannya telah berakhir. Termasuk dalam kelompok aktiva ini antara lain : bagunaan , mesin dan alat – alat pabrik, mebel dan alat- alat kantor, kendaran dan alat – alat transport, dsb.
3. Aktiva tetap yang umur atau masa kegunaanya terbatas, dan tidak dapat diganti dengan aktiva sejenis apabila masa kegunaanya telah habis. Termasuk dalam kelompok ini misalnya sumber – sumber alam , sepaerti tambang, hutan , dan lain- lain.

2.4. Cash Flow
Cash flow (aliran kas) yang berasal dari kegiatan investasi adalah aliran kas dari transaksi pembelian dan penjualan sekuritas utang, sekuritas ekuitas, dan aktiva tetap. Ada dua macam aliran kas yaitu:
1. Aliran kas keluar (net outflow cash), yaitu aliran kas yang diperlukan 
untuk investasi baru, aliran kas keluar dari kegiatan investasi seperti:
- Pembayaran pembelian investasi jangka panjang dalam bentuk obligasi atau sekuritas ekuitas perusahaan lain.
2. Aliran kas masuk (net inflow of cash) yaitu sebagai hasil dari investasi baru tersebut, yang sering pula disebut “net cost procceds atau procceds”. Aliran kas masuk kegiatan investasi:
- Penerimaan kas dari penjualan aktiva tetap
- Penjualan investasi jangka panjang dalam bentuk obligasi atau sekuitas ekuitas perusahaan lain.
Untuk pengambilan keputusan investasi sering kali jumlah menurut catatan akuntansi tidak begitu penting, karena didalam pengeluaran-pengeluaran untuk investasi yang berhubungan dengan pengantian aktiva tetap atau membandingkan dua atau lebih aktiva tetap yang akan dibeli memerlukan hitungan-hitungan khusus yang sering menyimpang dari perhitungan-perhitungan dalam akuntansi keuangan. Misalnya, dalam perhitungan pengembalian yang digunakan adalah proceed (laba akuntansi setelah pajak ditambah dengan biaya non kas) bukan laba akuntansi. Besarnya proceed dapat dirumuskan sebagai berikut :
Proceed = (1 – TP) (PD – BDT) + BDTT
Keterangan :
PD = Pendapatan diferensial
BDT = Biaya deferensial tunai
TP = Tarif pajak
BDTT = Biaya diferensial tidak tunai, misalnya biaya depresiasi

2.5. Pengaruh Pajak Penghasilan Terhadap Keputusan Investasi
Karena keputusan investasi didasarkan pada aliran kas, maka pajak atas laba (pajak penghasilan) merupakan unsur informasi penting yang ikut dipertimbangkan dalam perhitungan aliran kas untuk pengambilan keputusan investasi diperkirakan akan mengakibatkan penghematan biaya atau tambahan pendapatan, maka disisi lain biaya diferensial (penghematan biaya) atau pendapatan deferensial (tambahan pendapatan) pendapatan ini akan mengakibatkan timbulnya laba diferensial, yang menyebabkan tambahan pajak penghasilan yang akan dibayar oleh perusahaan. Oleh karena itu dalam memeperhitungkan aliran kas keluar dari investasi, perlu diperhitungkan pula tambahan atau pengurangan pajak yang harus dibayar akibat adanya penghematan biaya atau tambahan pendapatan tersebut. Begitu sebaliknya jika suatau usulan investasi diperkirakan akan mengakibatkan kerugian (biaya diferensial lebih besar dari pendapatan diferensial), maka dampak pajak penghasilan akibat kerugian tersebut harus diperhitungkan dalam taksiran aliran kas masuk dari investasi.

2.6. Metode Penilaian Investasi
Adanya berbagai metode untuk menilai perlu tidaknya suatu investasi atau untuk memilih berbagai macam alternatif investasi, diantaranya adalah :
1. Metode Payback Period
2. Metode Net Present Value
3. Metode IRR (Internal Rate Of Return)
4. Metode ARR (Accounting Rate Of Return)
Berikut ini akan dijelaskan tentang metode-metode penilaian investasi yang akan di bahas dalam penulisan ilmiah ini :

2.6.1 Metode Payback Period
Menurut Bambang Rianto (1995;124), Payback Period adalah “Suatu periode yang diperlukan untuk dapat menutup kembali pengeluaran investasi dengan menggunakan proceeds atau aliran kas netto (net cash flows)”.
Metode ini sering pula disebut dengan istilah lain seperti payout method. Payback period dari suatu investasi menggambarkan panjangnya waktu yang diperlukan agar dana yang tertanam pada suatu investasi dapat diperoleh kembali seluruhnya. Faktor yang menentukan penerimaan atau penolakan usulan investasi adalah jangka waktu yang diperlukan untuk menutup kembali investasi.
Rumus perhitungan payback period (dalam tahun) dapat dibagi menjadi dua kelompok :
1. Rumus perhitungan payback period yang belum memperhitungkan unsur pajak penghasilan.
Payback Period (dalam tahun) = Investasi
Laba tunai rata-rata
Pembilang yang berupa investasi merupakan aktiva diferensial yang direncanakan dalam usulan investasi perluasan usaha, dan penyebut yang berupa laba tunai merupakan pendapatan diferensial dikurangi dengan biaya diferensial tunai.
2. Rumus perhitungan payback period yang memperhitungakan unsur pajak penghasilan.
Payback period (dalam tahun) = Investasi

Proceed
Kriteria pemilihan investasi dengan menggunakan metode ini adalah sebagai berikut :
Apabila payback period dari suatu investasi lebih kecil / pendek dari periode payback maksimum, maka usulan investasi tersebut diterima. Sebaliknya kalau payback periodnya lebih panjang dari pada periode maksimum maka usulan investasi ditolak.
Kebaikan Payback Period
1. Untuk investasi yang besar resikonya dan sulit untuk diperkirakan, maka tes dengan metode ini dapat mengetahui jangka waktu yang diperlukan untuk pengambilan investasi.
2. Metode ini dapat digunakan untuk menilai dua proyek investasi yang mempunyai rate of return dan resiko yang sama, sehingga dapat dipilih investasi yang jangka waktu pengambilannya paling cepat.
3. Metode ini merupakan alat yang sederhana untuk memilih usul-usul investasi sebelum meningkat ke penilaian lebih lanjut dengan mempertimbangkan kemampuan investasi untuk menghasilkan laba seperti dalam prent value dan discounted cash flow method.
Kelemahan Payback Period
1. Metode ini tidak memperhitungkan nilai waktu uang. Uang yang diterima sekarang lebih berharga jika dibandingkan dengan uang yang akan diterima setahun lagi, karena adanya kesempatan untuk memutarkan uang tersebut untuk memperoleh kembali (retun)dalam usaha bisnis.
2. Metode ini tidak memperlihatkan pendapatan selanjutnya setelah investasi pokok kembali. Bagaimanapun juga aliran kas sesudah payback period merupakan faktor yang menentukan dalam menghitung kemampuan suatu investasi untuk menghasilkan laba.

2.6.2 Metode Net Present Value
Menurut metode ini, penerimaan kas (cash inflows) pada masa yang akan datang selama investasi berlangsung, dihitung bedasarkan nilai sekarang. Besarnya selisih antara pendapatan diferensial dengan biaya diferensial serta dampak pajak penghasilan sebagai akibat dari adanya pendapatan diferensial dan biaya diferensial selama umur ekonomis aktiva tetap tersebut, kemudian dinilai tunaikan dengan tariff kembalian tertentu.

NT = AK 1

(1 + I) n
Keterangan :
NT = Nilai tunai
AK = Aliran kas
I = Tarif kembalian investasi
n = Jangka waktu
Faktor 1 / (1 + I) n tercantum dalam suatu daftar bunga yang dibuat untuk berbagai tariff kembalian dan jangka waktu.

Kriteria pemilihan investasi dengan menggunakan metode ini adalah sebagai berikut :
Suatu usulan investasi akan diterima, jika nilai sekarang dari cash inflows lebih besar dari nilai sekarang cash out flows-nya. Dengan demikian, usulan investasi dinilai layak untuk dilaksanakan, jika nilai sekarang aliran kasnya positif.

Kebaikan metode Net Present Value 
1. Metode ini memperhitungkan nilai waktu uang
2. Dalam present value method semua aliran kas selama umur proyek investasi diperhitungkan dalam pengambilan keputusan investasi

Kelemahan metode Net Present Value
1. Membutuhkan perhitungan yang cermat dalam menentukan tariff kembalian investasi
2. Dalam membandingkan dua proyek investasi yang tidak sama jumlah investasi yang ditanamkan di dalamnya, nilai tunai aliran kas bersih dalam rupiah tidak dapat dipakai sebagai pedoman

2.6.3 Metode IRR (Internal Rate of Return)
Metode Internal Rate of Return (IRR) sering disebut juga Discounted Cash Flow (DCF). Pada dasarnya Internal Rate of Return Method sama dengan Present Value Method, karena kedua-duanya memperhitungkan nilai waktu uang dimasa yang akan datang. Perbedaannya adalah dalam Present Value Method tarif kembalian (rate of return) sudah ditentukan lebih dahulu sebagai tarif kembalian. Sedangkan dalam Discounted Cash Flow Method justru tarif kembalian ini yang dihitung sebagai dasar untuk menerima atau menolak suatu usulan investasi. Oleh karena itu IRR adalah tingkat diskon (Discounted Rate) yang menyamakan nilai sekarang (present value) dari aliran kas yang akan terjadi dengan aliran kas keluar mula-mula (initial investment) pada suatu proyek investasi.
Discouted Cash Flow Method mencari pada tarif kembalian berapa aliran kas masuk bersih harus dinilaitunaikan agar supaya investasi yang ditanamkan dapat tertutup. Penentuan tarif kembalian tersebut dilakukan dengan metode coba-coba (trial and error) yaitu dengan cara :
a. Mencari nilai tunai aliran kas masuk bersih pada tarif kembalian yang dipilih secara sembarang diatas atau dibawah tarif kembalian investasi yang diharapkan.
1 Investasi 
Rumus : = 
( 1 + i ) n proceed

kemudian dicari dengan menggunakan niali yang mendekati angka tersebut
b. Menginterpolasikan kedua tarif kembalian tersebut untuk mendapatkan tarif kembalian sesungguhnya. 


Kriteria penerimaan dengan menggunakan metode ini, jika IRR lebih besar dari rate of return yang diisyaratkan maka usulan investasi layak diterima, karena menunjukkan bahwa suatu proyek akan mendatangkan keuntungan. Sebaliknya jika IRR lebih kecil dari rate of return yang diisyaratkan maka usulan investasi tersebut ditolak, karena menunjukkan bahwa proyek tersebut mendatangkan kerugian.

Kebaikan metode IRR
Metode ini memperhitungkan nilai waktu uang

Kelemahan metode IRR
Terletak pada aturan atau kaidah IRR yang menyatakan bahwa apabila ada 2 Proyek yang mutually excluasive, maka proyek yang dipilih yang memiliki IRR lebih besar. 

2.6.4 Metode ARR ( Acounting Rate of Return ) 
Metode accounting rate of return atau sering disebut average rate of return, menunjukkan prosentase keuntungan neto sesudah pajak dihitung dari average investment. Apabila tiga metode payback period, dan net present value mendasarkan diri dari proceeds atau cash flows, maka metode accounting rate of return ini mendasarkan diri pada keuntungan yang dilaporkan dalam buku ( reported acounting income ).

Rumus perhitungan rata-rata kembalian investasi :

Pengembalian investasi = total hasil / umur investasi 
rata-rata awal investasi awal

Pengembalian investasi = total hasil / umur investasi
rata-rata investasi rata-rata 

Rata-rata investasi yang digunakan sebagai pembagi dihitung dengan cara :

( Investasi awal + nilai residu ) / 2

Kriteria pemilihan investasi dengan menggunakan metode ini adalah sebagai berikut : 
• Suatu investasi akan diterima jika kembalian investasinya dapat memenuhi batasan yang telah ditetapkan oleh manajemen puncak perusahaan.
• Jika pengambilan keputusan belum memiliki batsan tarif kembalian investasi, maka dari beberapa investasi yang diusulkan dipilih adalah yang memberikan tingkat kembalian yang terbesar.

Kebaikan metode ARR
Metode ini telah memperhitungkan aliran kas selama umur investasi.

Kelemahan metode ARR
1. Tidak memperhitungkan nilai waktu uang.
2. Dipengaruhi oleh penggunaan metode depresiasi.
3. Metode ini tidak dapat diterapkan jika investasi dilakukan dalam beberapa tahap.


BAB III
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

3.1 Sejarah Singkat Perusahaan 
PT. IKHOYAMO BROTHERS (PT.IKHOYAMO BROS) berdiri pada akhir tahun 1998 saat Indonesia dan sebagian besar negara Asia mengalami situasi yang buruk berkenaan dengan adanya krisis ekonomi, industri perkapalan dan perniagaan maritim menghadapi ketidaktentuan kompetisi pasar dunia yang tinggi dan jumlah dari pertukaran angkutan kapal telah berpengaruh sebagai hasil dari penurunan ekonomi dunia, fenomena global dan penurunan nilai mata uang asian khususnya nilai rupiah.
Namun demikian, perusahaan ini tetap bertahan untuk tetap berjalan dan aktif bekerja keras dan menunjukkan kualitas tinggi ditengah-tengah ketetapan kebijaksaan yang tidak tetap dalam membuktikan kepada klien-klien yang membutuhkan jasa di waktu milenium baru dan prospek bisnis yang sekarang berkembang sangat pesat didalam industri perkapalan.
Organisasi dan manajemen dengan karyawan yang bekerja berorientasi propesional lebih dari 2 dasawarsa dari pembukuan yang berkelanjutan pada relasi jasa maritim.
Perkapalan dari berbagai macam komoditi yang masuk maupun keluar negeri antar negara asean telah efektif ditangani oleh perusahaan, seperti bubuk dalam curah atau dalam karung, gula, garam dlm karung atu curah, produk besi , kayu, semen, produk pertanian dan lain-lain.
Perusahaan bertujuan untuk dapat berada dalam lingkaran/lingkungan jasa maritim di negara ini dan keyakinan bahwa perusahaan ini berada dalam jalur yang benar dan secara serentak mencoba untuk terlibat dalam bagian penting pada bisnis perkapalan.

Perusahaan ini didirikan dan dipimpin oleh RIO HARAHAP yang telah berpengalaman selama 10 tahun sebagai Shipbroker dari Johs Larsen & Co., perusahan Perkapalan Norwegia dengan jabatan akhir sebagai Manajer Chartering pada akhir tahun 1997. 
Selain pada chartering dengan atau bisnis sale dan purchasing world wide. PT. Ikhoyamo Bros. Bukan merupakan perusahaan yang terbaik tetapi bukan pula tidak baik dilihat dari faktanya bahwa perusahaan ini mempunyai reputasi dan dapat dipercaya oleh klien-klien penting di negara Asia/Pasific.

3.2 Kegiatan Usaha 
PT. Ikhoyamo Bros adalah perusahaan jasa yang bergerak dan berkecimpung dalam berbagai kegiatan operasional yang berkaitan dengan kapal sebagai alat produksinya.
Kegiatan operasianal berupa produksi juga dapat dibagi atas dua kelompok usaha :

3.2.1 Usaha Pokok
Perkapalan
• Angkutan Barang 
• Angkutan Perintis

3.2.2 Usaha Penunjang
• Keagenan: 
Melayani kapal-kapal asing, Nasional dan juga flash/Lash barges
• Perbengkelan/ galangan 
• Container yard




3.3 Struktur Organisasi Perusahaan
Berikut ini akan dijelaskan tugas pokok dan kewajiban dari elemen-elemen struktur organisasi kantor pusat PT. Ikhoyamo Bros adalah :
1. Dewan Komisaris
Melaksanakan kewajibannya sebagai mana tercantum dalam Akta Notaris 
2. Dewan Direksi
Melaksanakan tugas dan wewenang dalam anggaran dasar perusahaan sebagaimana tercantum dalam Akta Notaris 
3. Direktur Utama
Tugas pokok dan kewajiban Direktur Utama, diantaranya sebagai berikut:
Melaksanakan program pemerintah dalam sub sector perhubungan laut di seluruh wilayah Indonesia dengan memanfaatkan prasarana, sarana baik yang dimiliki perusahaan sendiri atau pihak ketiga , usaha-usaha lain yang menunjanng kegiatan perusahaan dalam pemberian jasa secara optimal, aman, teratur dan tertib.
4. Direktur Usaha
Tugas pokok dan kewajiban Direktur Usaha, diantaranya sebagai berikut:
Memimpin dan bertanggung jawab atas pelaksanaan seluruh kegiatan pada Direktorat Usaha dalam hal pengoprasian kapal-kapal,barang/charter dan perintis dalam jadwal tetap atau tidak tetap yang efisien dan ekonomis untuk dapat meraih dan meningkatkan pangsa pasar angkutan barang, penumpang dan perintis atas dasar kebijaksanaan tarip-tarip yang telah ditetapkan dengan melakukan pemasaran secara intensif, demikian pula pengelolaan kegiatan usaha–usaha penunjang berdasar efisisensi ekonomi, keseluruhan guna menjamin tingkat penghasilan usah yang optimal.
Direktorat Usaha terdiri dari :
• Divisi Kapal Barang membawahi :
- Bagian muatan dan pasasi
- Bagian operasi
• Divisi Keagenan dan Penunjang, membawahi :
- Bagian Keagenan
- Bagian usaha penunjang dan usaha lain-lain
5. Direktur Armada Tekhnik
Tugas pokok dan kewajiban Direktur Armada Tekhnik, diantaranya sebagai berikut:
Memimpin dan bertanggung jawab atas pelaksanaan seluruh kegiatan pada Direktorat Armada Tekhnik dalam hal kesiapan bagi seluruh armada / kapal perusahaan teknis, nautis dengan melengkapi segala peralatan yang diperlukan guna memenuhi persyaratan untuk mendapatka seluruh macam surat sertifikat kelengkapan, kesempurnaan kapal yang diperluka agar selalu dalam keadaan baik dengan biaya ekonomis yang wajar.
• Direktorat Armada Tekhnik terdiri dari :
Divisi Tekhnik membawahi :
• Bagian F.R.D
• Bagian pemeliharaaan
• Bagian recording
Divisi Nautika, membawahi :
• Bagian surat-surat kapal 
• Bagian P-2
• Bagian T.E dan lembaga Nautika
6. Direktur Keuangan
Tugas pokok dan kewajiban Direktur Keuangan , diantaranya sebagai berikut :
Memimpin dan melaksanakan kebijaksanaan dalam merencanakan / cara pendanaan investasi perusahaan serta mengendalikan dan mengelola perusahaan dalam suatu system administrasi keuangan yang memenuhi prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku secara efektif edan efisien agar dalam penyusunan/penyiapan laporan keuangan dan corporate plan perusahaan secara luas baik untuk kepentingan intern maupun extern tepat penggarapannya.
• Direktorat Keuangan terdiri dari :
Divisi Akuntansi membawahi
• Bagian pembukuan Kantor Pusat
• Bagian pembukuan kantor cabang
• Bagian laporan keuangan
Divisi Keuangan membawahi
• Bagian keuangan 
• Bagian penagihan dan pembiayaan
• Bagian Investasi
7. Direktur Personalia dan Umum
Tugas pokok dan kewajiban Direktur Personalia dan Umum, diantaranya sebagai berikut :
Mempelajari aspek pegawai/ ketenaga-kerjaan dalam kegiatan di segala bidang operasional, pemantapan gejala-gejala sikap/tingkah laku pegawai dan mengambil langkah – langkah yang realistik dalam menanggulanginya.
Divisi Administrasi Kepegawaian, membawahi :
• Bagian pegawai darat
• Bagian pegawai laut
• Bagian umum
8. Satuan Pengawasan Intern 
Tugas pokok dan kewajiban Satuan Pengawasan Intern, diantaranya sebagai berikut :
Melakukan pengawasan operasional atas pelaksanaan kebijaksanaan dan ketentuan-ketentuan perusahaan baik dari segi administratif mauoun pelaksanaan kerja disemua bidang kegiatan kerja.
9. Biro Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Usaha ( BP –3 )
Tugas pokok dan kewajiban BP – 3, diantaranya sebagai berikut :
Melakukan dan menyusun rencana kerja BP – 3, baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek yang meliputi pengumpulan data seluruh usaha perusahaan dan melakukan pengolahan pengkajian data operasional atau non operasional atas produktivitas dan manfaat guna dari pengelolaan semua prasarana serta sarana persahaan untuk peningkatan dalam pengembangan kegiatan usaha dan prasarana yang memacu pada efisiensi penghematan dalam setiap kegiatan usaha sebagai suatu kebijaksaan perusahaan yang strategis.
10. Biro Pusat Pengadaan ( BPP )
Tugas pokok dan kewajiban Biro Pusat Pengadaan, diantaranya sebagai berikut :
Menyusun dan menyiapkan rencana kerja ddan anggaranbiaya BPP mengenai perencanaan pengadaan barang atas dasar pengkajian/peneliatian dari data statistik tahun-tahun silam atau permintaan dari unit-unit kerja pada Direktorat baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang yang diseduaikan dengan sifat guna pakainya (Slow and fast moving) dalam suatu pola perawatan (plan maintenance system) yang menjadi ketetapan kebijaksanaan perusahaan.
11. Biro Direksi
Tugas pokok dan kewajiban Biro Direksi, diantaranya sebagai berikut :
Membantu dan mendukung pelaksanaan demi kelancaran tugas-tugas direksi dalam hal memimpin,mengatur,mengkoordinir, melaksanakan dan mengawasi fungsi bidang kegiatan ketatalaksanaan umum dan system kearsipan perusahaan secara luas, bidang kegiatan hubungan kemasyarakatan (humas), pengolahan data dan informasi serta pemantauan administrasi pelaporan usaha sampingan atau kegiatan lainnya yang dilimpahkan oleh direksi guna keberhasilan kegiatan usaha persuahaan.
12. Biro Hukum, Asuransi dan Claim 
Tugas pokok dan kewajiban Biro Hukum, Asuransi dan Claim, diantaranya sebagai berikut :
Memberikan saran dan pendapat mengenai aspek-aspek hukum.

Senin, 08 April 2013

[Tugas B. Indonesia 2] Penalaran Deduktif



    Penalaran adalaah bentuk tertinggi dari pemikiran, dan oleh karena itu lebih rumit dibanding pengertian dan proposisi. Secara sederhana penalaran dapat didefinisikan sebagai proses pengambilan kesimpulan berdasarkan proposisi – proposisi yang mendahuluinya. Penalaran dibedakan menjadi dua, yaitu penalaran deduktif dan penalaran induktif.

      Penalaran Deduktif
      
    Penalaran Deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Penalaran deduktif didasarkan atas prinsip, hukum, teori atau putusan lain yang berlaku umum untuk suatu hal ataupun gejala. Berdasarkan atas prinsip umum tersebut ditarik kesimpulan tentang sesuatu yang khusus yang merupakan abgian dari hal atau gejala diatas. Dengan kata lain, penalaran deduktif bergerak dari sesuatu yang umum kepada yang khusus.

      Jenis Penalaran Deduktif
Jenis penalaran deduktif yang menarik kesimpulan secara tidak langsung yaitu:

1. Silogisme Kategorial

Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi. Silogisme kategorial disusun berdasarkan klasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris. Konditional hipotesis yaitu : bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya Menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen. Premis yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor, sedangkan premis yang mengandung subjek dalam kesimpulan disebut premis minor.

Contoh :
Premis Mayor : Tidak ada manusia yang abadi
Premis Minor : Socrates adalah manusia
Kesimpulan : Socrates tidak abadi

2. Silogisme Hipotesis :

Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis. Menurut Parera (1991: 131) Silogisme hipotesis terdiri atas premis mayor, premis minor, dan kesimpulan. Akan tetapi premis mayor bersifat hipotesis atau pengadaian dengan jika … konklusi tertentu itu terjadi, maka kondisi yang lain akan menyusul terjadi. Premis minor menyatakan kondisi pertama terjadi atau tidak terjadi.
Ada 4 (empat) macam tipe silogisme hipotesis:

a. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagian antecedent, seperti:
    Jika hujan, saya naik becak.
    Sekarang hujan.
    Jadi saya naik becak.

b. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagiar konsekuennya, seperti:
    Bila hujan, bumi akan basah.
    Sekarang bumi telah basah.
    Jadi hujan telah turun.

c. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengingkari antecedent, seperti:
    Jika politik pemerintah dilaksanakan dengan paksa, maka kegelisahan akan timbul. Politik pemerintahan  
    tidak dilaksanakan dengan paksa, Jadi kegelisahan tidak akan timbul. Silogisme hipotetik yang premis
    minornya mengingkari bagian konsekuennya,
    seperti:
    Bila mahasiswa turun ke jalanan, pihak penguasa akan gelisah Pihak penguasa tidak gelisah. Jadi mahasiswa tidak turun ke jalanan.


3. Silogisme Akternatif

Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain. Proposisi minornya adalah proposisi kategorial yang menerima atau menolak salah satu alternatifnya. Konklusi tergantung dari premis minornya.
Silogisme ini ada dua macam, silogisme disyungtif dalam arti sempit dan silogisme disyungtif dalam arti luas. Silogisme disyungtif dalam arti sempit mayornya mempunyai alternatif kontradiktif, seperti:
la lulus atau tidak lulus.
Ternyata ia lulus
Jadi, la bukan tidak lulus
Silogisme disyungtif dalam arti luas premis mayomya mempunyai alternatif bukan kontradiktif, seperti:
Xsa di rumah atau di pasar.
Ternyata tidak di rumah.
Jadi, di pasar
Silogisme disyungtif dalam arti sempit maupun arti iuas mempunyai dua tipe yaitu:
a. Premis minornya mengingkari salah satu alternatif, konklusi-nya adalah mengakui alternatif yang lain.
b. Premis minor mengakui salah satu alternatif, kesimpulannya adalah mengingkari alternatif yang lain.

4. Entimen


Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun tulisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulan.
Entimen atau Enthymeme berasal dari bahasa Yunani “en” artinya di dalam dan “thymos” artinya pikiran adalah sejenis silogisme yang tidak lengkap, tidak untuk menghasilkan pembuktian ilmiah, tetapi untuk menimbulkan keyakinan dalam sebuah entimem, penghilangan bagian dari argumen karena diasumsikan dalam penggunaan yang lebih luas, istilah "enthymeme" kadang-kadang digunakan untuk menjelaskan argumen yang tidak lengkap dari bentuk selain silogisme.
Menurut Aristoteles yang ditulis dalam Retorika, sebuah "retorik silogisme" adalah bertujuan untuk pembujukan yang berdasarkan kemungkinan komunikan berpendapat sedangkan teknik bertujuan untuk pada demonstrasi. Kata lainnya, entimem merupakan silogisme yang diperpendek.
Contoh :
Rumus Entimen:
PU : Semua A = B : Pegawai yang baik tidak pernah datang terlambat.
PK : Nyoman pegawai yang baik.
S : Nyoman tidak pernah datang terlambat
Entimen : Nyoman tidak pernah datang terlambat karena ia pegawai yang baik
Beberapa ciri utama dari penalaran deduktif, yaitu :
a. Jika semua premis benar maka kesimpulan pasti benar
b. Semua informasi atau fakta pada kesimpulan sudah ada, sekurangnya secara implisit, dalam premis.



Referensi:
elearning.gunadarma
http://dewifitriastuti.blogspot.com/2012/10/penalaran-deduktif.html


Jumat, 30 November 2012

[B. Indonesia 1] Sosok Jokowi Di Mataku


     Jokowi, siapa yang tidak mengenalnya? seorang yang dulunya menjabat sebagai walikota solo, namun sekarang telah menjadi gubernur untuk provinsi DKI Jakarta. Joko Widodo yang lebih dikenal dengan nama panggilan jokowi, walikota solo yang telah membuat sebuah perubahan besar dengan menertibkan pedagang kaki lima agar tidak mengganggu fasilitas umum yang lainnya di kota solo. Para pedagang kaki lima itu diberikan tempat khusus untuk menjajakan dagangannya. Belum lagi, gerakan beliau yang mendukung penuh anak-anak SMK dalam memproduksi mobil yang di sebut Esemka.
    Awalnya, saya sama sekali tidak mengenal jokowi. Meskipun saya bukan warga DKI Jakarta, tetapi saya bisa mengetahui sosoknya. Sudah hampir setahun belakangan namanya begitu mengudara di media cetak maupun televisi. Banyak sekali yang membicarakannya, yang mengungkapkan kepribadiannya, atau mengomentari segala tindakan yang dilakukannya. Pada akhirnya, beliau mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta pada saat Pilkada kemarin.
    Menurut saya, beliau orang yang mengayomi. Terbukti pada saat masa kampanye berlangsung, beliau tidak segan untuk bergabung bersama rakyat kecil, walau hanya sekedar makan bakso bersama seperti terlihat melalui layar kaca. Pada akhirnya, beliau terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta. Di program kerja pertamanya, saya melihat beliau orang yang tegas. Terbuki, heboh diberitakan bahwa beliau melakukan sidak ke tempat pelayanan masyarakat. Waktu itu, beliau mengunjungi kelurahan di Jakarta, tepat jam 8 pagi pada saat beliau dateng, petugas kelurahan belum ada yang datang. Jokowi juga tepat janji, kartu sehat yang dijanjikannya pada saat kampanye buat masyarakat yang kurang mampu telah beliau bagikan di beberapa tempat.
    Lalu apa gebrakan jokowi selanjutnya untuk ibu kota negara Indonesia ini? Mari kita tunggu saja gebrakan selanjutnya. Selamat menjalankan tugas dan selamat membenahi Jakarta tercinta ini

Senin, 05 November 2012

[B. Indonesia 1] Berkomunikasi Secara Asertif

   Setiap dari kita memiliki hak untuk menjadi dan mengekspresikan diri sendiri, serta merasa nyaman ketika melakukannya, selama kita tidak melukai perasaan orang lain dalam prosesnya. Mempromosikan kesetaraan dalam hubungan manusia, yang memungkinkan kita untuk bertindak menurut kepentingan kita sendiri, untuk membela diri sendiri tanpa kecemasan yang tidak semestinya, untuk mengekspresikan perasaan dengan jujur dan nyaman, untuk menerapkan hak-hak pribadi kita tanpa menyangkali hak-hak orang lain”. (Robert Alberti & Micheal Emmons dalam bukunya Your Perfect Right)

Dalam kehidupan sehari – hari seringkali kita tidak menyadari apa yang sudah kita ucapkan ke orang lain, terkadang kita mengungkapkan pendapat, atau mengekspresikan diri sendiri secara berlebihan. Bisa saja, terkesan memaksa atau dapat mengganggu hak orang lain dalam berpendapat. Maka, perlulah kita tahu bagaimana cara mengungkapkan ekspresi tanpa mengganggu hak orang lain, yaitu dengan mempelajari kalimat asertif.

Berikut ini adalah beberapa pengertian mengenai Asertif :

  • Asertif merupakan istilah yang dipakai untuk mengungkapkan pendapat, ide, saran, petunjuk dan sejenisnya dengan bahasa yang tidak membuat orang lain sakit hati.
  • Asertif merupakan ungkapan perasaan, pendapat, dan kebutuhan kita secara jujur, wajar dan tidak dibuat-buat.
  • Asertif adalah sarana untuk menjadikan hubungan kita lebih setara dan menghindari perasaan direndahkan yang kerap kali datang bilamana gagal mengekspresikan apa yang sungguh-sungguh kita dambakan.
  • Asertif adalah Cara Efektif dalam mengekpresikan diri, mempertahankan harga diri, dan menunjukan rasa hormat kepada orang lain.
  • Asertif adalah kemampuan mengekspresikan hak, pikiran, perasaan, dan kepercayaan secara langsung, jujur, terhormat, dan tidak mengganggu hak orang lain. Jadi, berani untuk secara jujur dan terbuka menyatakan kebutuhan, perasaan, dan pikiran dengan apa adanya
  • Asertif adalah membina hubungan tanpa melakukan penolakan terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain.
  • Asertif artinya menyadari bahwa andalah penentu perilaku anda sendiri dan anda dapat memutuskan apa yang anda lakukan atau tidak. Kita juga menyadari kondisi yang sama yang dihadapi orang lain dan tidak berusaha mengendalikan mereka.
  • Asertif  adalah cara kita mengekspresikan pikiran atau perasaan kita kepada orang lain tanpa bermaksud melukainya.

Berdasarkan beberapa pengertian diatas, kesimpulan yang dapat saya ambil adalah berbicara asertif sangat diperlukan dalam keseharian. Berbicara atau bersikap asertif tidak akan merugikan diri sendiri, bahkan dapat menguntungkan, karena jika kita berbicara asertif dapat membuat kesan dimata lawan bicara bahwa kita adalah orang yang dapat menghargai orang lain. Sehingga kita dapat menjalin hubungan yang baik dengan semua orang.
Formula Membangun Assertivitas
Setidaknya ada  Formula 3 A sebagai sebuah pendekatan yang dapat dilakukan dalam mewujudkan sikap Assertivitas diri, yang terangkai dalam tiga kata yaitu Appreciation, Acceptance, Accommodating:
  1. Appreciation. Dengan cepat dan tanggap memberikan penghargaan dan rasa hormat  terhadap kehadiran orang lain sampai pada batas-batas tertentu atas apa yang terjadi pada diri mereka tanpa  menunggu mereka untuk lebih dahulu memperhatikan, memahami, menghormati dan menghargai kita.
  2. Acceptance adalah perasaan mau menerima, memberikan arti sangat positif terhadap perkembangan kepribadian seseorang, yaitu menjadi pribadi yang terbuka dan dapat menerima orang lain sebagaimana keberadaan diri mereka masing-masing. Dalam hal ini, kita tidak memiliki tuntutan berlebihan terhadap perubahan sikap atau perilaku orang lain (kecuali yang negatif) agar ia mau berhubungan dengan mereka. Tidak memilih-milih orang dalam berhubungan, dengan tidak membatasi diri hanya pada keselarasan tingkat pendidikan, status sosial, suku, agama, keturunan, dan latar belakang lainnya.
  3. Accomodating. Menunjukkan sikap ramah kepada semua orang, tanpa terkecuali, merupakan perilaku yang sangat positif. Keramahan senantiasa memberikan kesan positif dan menyenangkan kepada semua orang yang kita jumpai. Keramahan membuat hati kita senantiasa terbuka, yang dapat mengarahkan kita untuk bersikap akomodatif terhadap situasi dan kondisi yang kita hadapi, tanpa meninggalkan kepribadian kita sendiri

Formula diatas dapat dijadikan sebagai pedoman berinteraksi sosial dalam  membina hubungan baik  dengan banyak orang, dengan asumsi bahwa orang lain pun mempunyai hak dan kesempatan yang sama seperti kita. Oleh karena itu, kita dapat mengemukakan hak pribadi, namun janganlah kita melupakan untuk memperhatikan hak orang lain pula.

Ciri-ciri Komunikasi Asertif:

  1. Saling terbuka dan jujur terhadap pendapat diri sendiri dan orang lain.
  2. Mendengarkan dan memahami pendapat orang lain.
  3. Mencari solusi dan keputusan secara bersama-sama.
  4. Menghargai pendapat orang lain dan juga diri sendiri.
Contoh kesalahan dalam berekspresi :
Suatu ketika, kamu meminta seorang teman untuk membuatkanmu sebuah teh. Ketika kamu merasa teh yang dibuatnya terlalu manis, secara langsung kamu berkata ”Ah.. teh yang kamu buat terlalu manis. Saya tidak suka. ” mungkin kamu mencoba jujur apa adanya tapi coba bayangkan apa yang temanmu rasakan ketika mendengar pernyataan seperti itu, tentu saja dia akan merasa bahwa kamu telah menuduh dia membuat teh dengan tidak benar. Dia akan sakit hati. Lain hal, jika kamu berkata “Saya sebenarnya lebih suka teh yang tidak terlalu manis”. Dia akan berfikir bahwa dia tidak salah, hanya lidah Anda saja yang kurang pas. Dia senang, dan lain waktu ketika ingin membuat teh dia akan berkata “saya akan bikin teh, maunya gula seberapa banyak”. Nah hasil komunikasi asertif ini akan membuat hubungan lebih baik. Yang membuat hubungan kita putus adalah ketika kita dengan diam-diam menjauhi orang lain karena kita tidak setuju dengan dia, dan kita tidak mau berterus terang, atau ketika kita sering menyerang orang lain, dan kapok berkomunikasi dengan kita.

Selasa, 30 Oktober 2012

[B. Indonesia 1] Komentar Iklan Sosis SoNice


     Semua pasti pada tau kan iklan yang satu ini ? produk olahan sosis siap makan ini juga sudah banyak sekali mengeluarkan slogan - slogan andalannya untuk meningkatkan angka pejualan, sebut saja SMS atau Semua Makan SoNice atau bahkan pernah melibatkan sebuah boyband terkenal jadi Smash Makan SoNice, bahkan inovasi terbaru pada bulan ramadhan tahun lalu kepanjangan SMS menjadi Sahur Makan SoNice. Kali ini, yang akan saya bahas adalah slogan yang sepertinya dikhususkan untuk kalangan pelajar. Lihat saja kalimat slogannya “Juara Makan SoNice”, saya mengartikan kalimat tersebut bahwa siapa saja yang mau jadi juara sebaiknya makan sosis SoNice. Iklan tersebut juga menayangkan dua orang Atlet Juara Angkat Besi pada PON kemarin, beserta pelatihnya. Intinya mereka bilang, kalo mereka bisa jadi juara karena makan sosis SoNice yang ada ditangan mereka.
     Memang banyak sekali trik - trik khusus yang disiapkan oleh pembuat iklan, salah satunya slogan. Para produsen pasti selalu menginginkan produk yg dijualnya laku di pasaran, JMS yang diharapkan bisa laku untuk kalangan pelajar yang cocok sekali dengan visualisasinya, yaitu seorang yg meraih Juara Medali Perak dan Perunggu.

Jumat, 12 Oktober 2012

[B. Indonesia 1] Opini Bahasa Indonesia Saat ini

    Sebagai warga negara Indonesia tentu kita tahu bahasa Indonesia. Tulisan ini pun dibuat dengan menggunakan Bahasa Indonesia, betul? Sejak masih kecil kita sudah di ajarkan bahasa Indonesia, tapi apa kita tahu darimana awalnya bahasa Indonesia itu ada?? Jadi, Bahasa Indonesia itu diresmikan sehari setelah Proklamasi Kemerderaan Indonesia. Menurut sumber yang saya baca, dasar bahasa Indonesia itu diambil dari bahasa Melayu Riau dari abad ke-19.
       Bahasa sebagai sarana berkomunikasi, sangat diperlukan dalam kehidupan. Di belahan dunia manapun pasti mempunyai bahasa daerahnya masing – masing dengan ciri yang berbeda ditiap cara pengucapannya. Di Indonesia sendiri, ada Bahasa Indonesia sebagai sarana berkomunikasi. Sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pasti sudah tau apa itu bahasa indonesia, baik dewasa maupun anak kecil, dari sabang sampai merauke, sebagai warga yang tinggal di bangsa indonesia pasti bisa berbahsa indonesia. Seperti yang tercantum dalam salah satu teks sumpah pemuda “.. Kami Putra – Putri Indonesia, berbahasa satu, bahasa Indonesia.. “. Namun, perhatikan disekitar kita apakah semuanya sudah berbahasa Indonesia dengan baik dan benar? Jawabannya tentu saja tidak. Bahasa Indonesia seringkali dianggap mudah oleh sebagian orang. Padahal, bukan hal yang mudah untuk membiasakan diri berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Apalagi jika harus sesuai dengan aturan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Lantas bagaimana cara agar berbahasa yang baik? Menurut sumber yang saya baca, tertulis bahwa berbahasa yang baik adalah yang sesuai dengan konteks. Misalnya, sesuai dengan EYD, dimana kita berbicara, dengan siapa kita berbicara. Memang, tidak mungkin jika sedang berbicara dengan teman harus menggunakan EYD yang terkesan baku, namun setidaknya dapat menggunakan bahasa yang pada umumnya. Maksud pada umumnya adalah, paling tidak sesuai dengan sopan santun yang bisa diterima oleh telinga orang banyak. Lain halnya jika kita dituntut untuk berbahasa melalui media tulisan, tidak bisa sembarangan menuliskan apa yang ingin kita sampaikan. Dalam berbahasa melalui media tulisan, haruslah sesuai dengan metode penulisan yang baik dan benar. Misalnya, jika tulisan tersebut untuk tugas akhir kelulusan, tidak mungkin menggunakan bahasa Indonesia seperti pada saat berbicara, melainkan haruslah menggunakan bahasa Indonesia yang sudah dibakukan, sesuai dengan EYD, dan disusun secara sistematis.
     Pada zaman sekarang ini, menurut saya bahasa Indonesia sudah tidak murni lagi. Mengapa ? karena banyaknya pengaruh dari bahasa asing. Tanpa disadari orang berbicara dengan mencampurkan dengan dua bahasa. Bahasa asing yang mempengaruhi bahasa Indonesia salah satunya adalah bahasa inggris, salah satu faktor yang mempengaruhi masuknya serapan kata bahasa inggris ke dalam bahasa Indonesia adalah terkait dengan semakin seringnya hubungan ilmu dan perkembangan teknologi antara warga negara bangsa Indonesia dengan masyarakat pengguna bahasa inggris. Sosial media merupakan salah satu perantaranya, misalnya facebook dan twitter yang dibuat oleh orang asing. Masuknya pengaruh bahasa asing memberikan banyak dampak, ada dampak positif dan juga negatif. Dampak positifnya adalah WNI dapat belajar bahasa inggris yang telah menjadai bahasa internasional, sedangkan dampak buruknya adalah jika ada orang yang menyalahgunakannya. Sebagai WNI yang baik, agar bahasa Indonesia dapat terjaga kelestariannya kita harus pintar – pintar memilih kosakata yang baik dan mengucapkannya dengan cara yang baik pula. Dengan membiasakan diri berbahasa Indonesia yang baik dan benar, merupakan salah satu cara mencegah punahnya bahasa Indonesia di negara sendiri.
Sekian opini dari saya, kurang lebihnya mohon maaf. Terima Kasih.


Referensi : http://bahasa.kompasiana.com

Minggu, 07 Oktober 2012

[B. Indonesia 1] Perkembangan Smartphone Android

    Kalau menyebut ponsel smartphone pasti kita bakal tertuju pada ponsel dengan sistem operasi Android. Sistem operasi ini memang lagi berkembang saat ini, hampir semua vendor ponsel menggunakan sistem operasi Android. Akan tetapi ada beberapa vendor ponsel yang justru menghindar dari Android, ya sebut saja vendor dengan logo buah. hehe... Oke, kali ini saya mendapatkan tugas untuk menulis tentang perkembangan smartphone pada saat ini, tetapi yang akan saya bahas adalah Android. Kenapa Android?? Karena saya menggunakan ponsel Android. :)
    Android adalah sistem operasi yang banyak diterapkan pada ponsel pintar ataupun tablet. Sistem Operasi ini berbasiskan pada Linux sebuah sistem operasi open source untuk komputer. Karena berbasis pada Linux, maka sistem operasi Android membebaskan para penggunanya untuk mengembangkan sistem operasi tersebut. Pada awalnya Android didirikan oleh Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White pada sebuah perusahaan software dengan nama Android Inc. Lalu sistem Android dibeli dan dikembangkan oleh Google. Uniknya sistem operasi Android ini memberikan nama serinya berupa nama makanan, seperti Cupcake, Donut, Eclair, Froyo (Frozen Yoghurt), Gingerbread, Honeycomb, ICS (Ice Cream Sandwich) dan Jelly Bean.
    Karena ke canggihannya, pada saat ini banyak ponsel yang mulai pindah ke sistem operasi Android. Kenapa?? karena ada banyak aplikasi dan game yang tersedia di Google Play yang dapat diunduh secara gratis ataupun berbayar. Para developer Android pun mulai berlomba-lomba membuat aplikasi yang lebih bagus dan kreatif.
    Saat ini vendor ponsel yang merajai sistem operasi Android adalah vendor asal Korea yaitu Samsung. Hampir semua ponsel yang dikeluarkan oleh Samsung berbasis Android. Samsung memberi nama Galaxy sebagai ponsel dengan sistem operasi Android, dengan smartphone andalannya Galaxy SIII untuk saat ini. Galaxy SIII memiliki teknologi-teknologi canggih, misalnya seperti Smart Stay. Teknologi tersebut dapat mendeteksi mata penggunanya, jadi apabila kita sedang mengalihkan mata kita dari ponsel tersebut maka ponsel akan mematikan cahayanya, dan ketika mata kita diarahkan ke ponsel tersebut maka ponsel akan kembali menghidupkan cahayanya.
Oke mungkin itu saja yang dapat saya tulis di blog ini. Mohon maaf bila ada salah-salah kata. Terima Kasih..

Sabtu, 02 Juni 2012

Bank Sentral dan Bank Umum

PENDAHULUAN

   Pada dasarnya di suatu negara pasti memiki bank, baik bank sentral maupun bank umum. Akan tetapi dalam suatu negara hanya memiliki satu bank sentral dan yang lainnya hanya bank umum. Dalam tugasnya, bank sentral dan bank umum itu berbeda. Disini saya akan membahas sedikit tentang apa itu bank sentral dan apa itu bank umum.


POKOK BAHASAN

1. Bank Sentral
    Bank sentral adalah suatu bank yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, stabilitas sektor perbankan dan sistem financial secara keseluruhan. Di Indonesia, memiliki bank sentral yaitu Bank Indonesia. Bank sentral juga memiliki tanggung jawab untuk mengatur semua bank umum yang berada di negara tersebut. Bank sentral menjaga agar tingkat inflasi terkendali dan selalu berada pada nilai yang serendah mungkin dengan cara mengontrol keseimbangan jumlah uang dan barang. Bank sentral akan menggunakan cara yang dimilikinya jika perderan uang di negara tersebut beredar cukup banyak.

2. Bank Umum
    Berbeda dengan bank sentral, bank umum hanya sebuah lembaga keuangan yang menawarkan jasa-jasa yang mereka punya. Jasa yang mereka tawarkan biasanya seperti penyimpanan uang, peminjaman uang dan jual-beli mata uang asing. Di Indonesia ada banyak bank umum, contoh nya Bank Mandiri.


REFERENSI

Jumat, 01 Juni 2012

Pasar Oligopoli

PENDAHULUAN

   Pada postingan sebelumnya saya menjelaskan sedikit tentang pasar monopoli, sekarang saya akan menjelaskan sedikit tentang pasar oligopoli. Sama halnya dengan pasar monopoli, pasar oligopoli juga termasuk kedalam pasar persaingan tidak sempurna.


POKOK BAHASAN

   Pasar oligopoli adalah pasar yang dimana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Tapi jumlah persuhaannya lebih dari dua dan kurang dari sepuluh. Sistem pasar pada pasar oligopoli adalah setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terkait dengan permainan pasar. Keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari sepak terjang para pesaing mereka. Sehingga perlu dilakuakan upaya agar para pembeli menjauh dari pesaing mereka dengan cara membuat iklan, melakukan promosi dan pengenalan produk yang terbaru.
   pada umumnya struktur pasar oligopoli terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi seperti industri semen, indsutri mobil dan industri kertas.


REFERENSI

Pasar Monopoli

PENDAHULUAN

   Pada struktur pasar terdapat bermacam-macam bagian pasar, di antaranya yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna. Pasar monopoli termasuk kedalam pasar persaingan tidak sempurna, karena adanya ketidaksempurnaan pada pasar tersebut.


POKOK BAHASAN

   Pasar Monopoli adalah suatu jenis pasar yang dimana hanya terdapat satu penjual pada pasar tersebut. Pada pasar ini penjual dapat menentukan harga atau bisa dibilang monopolis. Oleh karena itu, penjual dapat menaikan dan menurunkan harga sesuai jumlah barang yang akan diproduksi. Jadi semakin sedikit barang yang diproduksi, maka semakin mahal harga barang tersebut, begitu pun sebaliknya. Tetapi penjual tidak dapat seenaknya saja memberikan harga yang terlalu tinggi, karena para calon pembeli akan berfikir ulang untuk membeli barang tersebut atau akan mencari barang pengganti yang lebih terjangkau harganya.
   Pasar monopoli memiliki ciri-ciri yaitu yang paling utama adalah adanya penjual yang menguasai pasar dengan jumlah pembeli yang sangat banyak. Biasanya para monopolis menetapkan hak paten atau hak cipta dan hak eksklusif pada produk yang mereka buat. Sehingga persusahaan lain tidak dapat memiliki hak untuk menciptakan produk sejenis dan akhirnya persuahaan monopolis sebagai satu-satunya produsen di pasar.


REFERENSI