Pages

Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 April 2012

Penerimaan (Revenue)

PENDAHULUAN

    Penerimaan adalah hasil yang di dapatkan oleh produsen dari penjualan barang atau outputnya kepada konsumen. Penerimaan memiliki beberapa konsep yang diantaranya Total Revenue, Average Revenue, Marginal Revenue.


POKOK BAHASAN

1. Total Revenue
    Total penerimaan yang di dapat produsen dari penjualan outputnya.
    TR = Q.PQ. Q adalah jumlah output atau barang. P adalah harga barang atau output tersebut.
2. Average Revenue
    Rata-rata penerimaan yang di dapat produsen dari penjualan perunit output atau barang.
    AR = TR/Q = Q.PQ/Q = PQ.
3. Marginal Revenue
    Kenaikan peneriamaan dari Total Revenue karena adanya tambahan 1 unit output yang di jual.
    MR = Delta TR / Delta Quantity.


REFERENSI

Sabtu, 14 April 2012

Macam-Macam Ongkos

PENDAHULUAN

    Ongkos adalah biaya jumlah yang di keluarkan produsen dan tingkat output. Ongkos terdiri dari Total Fixed Cost, Total Variable Cost, Total Cost, Average Fixed Cost, Average Variable Cost, Average Total Cost dan Marginal Cost.


POKOK BAHASAN

1. Total Fixed Cost
    Ongkos keseluruhan yang di keluarkan perusahaan berapapun tingkat harganya. Contoh: sewa gedung.
2. Total Variable Cost
    Ongkos keseluruhan yang di keluarkan perusahaan yang berubah-ubah menurut tinggi rendahnya harga yang di produksikan. Contoh: bahan mentah.
3. Total Cost
    Ongkos keseluruhan antara penjumlahan Total Fixed Cost dengan Total Variabel Cost.
    TC = TFC + TVC.
4. Average Fixed Cost
    Ongkos tetap yang di bebankan pada satu unit output.
    AFC = TFC / Q. Q = jumlah output yang dihasilkan.
5. Average Variable Cost
    Ongkos variabel yang di bebankan pada satu unit output.
    AVR = TVC / Q.
6. Average Total Cost
    Ongkos produksi dari yang diperhitungkan untuk setiap unit output.
    AR = TC/Q.
7. Marginal Cost
    Kenaikan ongkos yang diakibatkan oleh bertambahnya satu unit output.
    MCn = TCn - TCn-1.


REFERENSI

Rabu, 11 April 2012

Produsen dan Fungsi Produksi

PENDAHULUAN

    Dalam ekonomi terdapat istilah produsen dan konsumen. Yang dimana produsen itu sebagai pembuat barang atau yang menyalurkan jasa. Sedangkan konsumen itu sebagai yang mengkonsumsi barang tersebut atau menggunakan jasa dari produsen.


POKOK BAHASAN

    Produsen adalah suatu kelompok/organisasi/perorangan yang memproduksi atau mengahasilkan suatu barang/jasa yang dapat digunakan oleh pihak konsumen. Pada produksi, memiliki fungsi yang berkaitan dengan input dan output yang dihasilkan. Fungsi produksi ini membatasi pencatatan profit maksimum karena keterbatasan teknologi dan pasar di mana ini akan mempengaruhi ongkos produksi, output yang dihasilkan dan harga jual output. Fungsi produksi ini dapat tulis secara matematis sebagai berikut:
X = f(a,b,c)
 X itu berarti output yang di hasilkan. Sedangkan a, b, c adalah input yang digunakan.


REFERENSI

Senin, 02 April 2012

Konsep Elastisitas

PENDAHULUAN
    Pengetahuan mengenenai seberapa dampak perubahan harga terhadap permintaan sangatlah penting. Bagi produsen, pengetahuan ini digunakan sebagai pedoman seberapa besar ia harus mengubah harga pokoknya. Oleh karena itu konsep elastisitas paling sering digunakan untuk meramalkan apa yang terjadi jika harga barang/jasa dinaikkan.



POKOK BAHASAN

    Elastisitas adalah suatu konsep yang penting untuk memahami permasalahan di bidang ekonomi. Konsep ini sering digunakan untuk menganalisa ekonomi, seperti dalam menganalisa permintaan, penawaran, penerimaan pajak, maupun distribusi kemakmuran.
1. Elastisitas Harga Permintaan.
    Tingkat perubahan terhadap barang atau jasa, yang diakibatkan perubahan harga barang atau jasa tersebut. Besar atau kecilnya tingkat perubahan tersebut dapat diukur dengan angka-angka yang disebut koefisies elastisitas permintaan. Elastisitas harga permintaan dibedakan menjadi 5, diantaranya:
  • Permintaan elastisitas sempurna
  • Inelastis
  • Elastis Uniter
  • Elastis Sempurna
2. Elastisitas Silang.
    Hubungan antara jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang lain yang mempunyai hubungan dengan barang tersebut. Terdapat tiga macam respons perubahan permintaan, diantaranya:
  • Elastisitas silang positif. Peningkatan harga barang A menyebabkan peningkatan jumlah permintaan barang B.
  • Elastisitas silang negatif. Peningkatang harga barang A menyebabkan turunnya permintaan barang B.
  • Elastisitas silang nol. Peningkatan harga barang A tidak mengakibatkan perubahan permintaan barang B.


REFERENSI


Sabtu, 31 Maret 2012

Pendekatan Perilaku Konsumen

PENDAHULUAN

    Perilaku konsumen dapat di definisikan sebagai proses dan aktivitas ketika seseorang melakukan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa agar kebutuhan dan keinginannya terpenuhi. Terdapat 2 pendekatan perilaku konsumen untuk mempelajari tingkah laku konsumen, diantaranya pendekatan marginal utility (cardinal) dan pendekatan indifference curve (ordinal).


POKOK BAHASAN

I. Pendekatan Marginal Utility (Cardinal).
    Pendekatan ini beranggapan bahwa kepuasan konsumen dapat diukur dengan satu satuan. misalnya uang.
Marginal Utility adalah tambahan atau pengurangan kepuasan sebagai akibat dari pertambahan atau pengurangan satu unit barang tertentu.

II. Pendekatan Indifference Curve (Ordinal).
    Pendekatan ini beranggapan bahwa kepuasan konsumen tidak dapat di ukur dengan satu satuan. Tingkat kepuasan konsumen hanya dapat dinyatakan lebih tinggi atau lebih rendah. Dalam pendekatan marginal utility digunakan anggapan sebagai berikut:
  1. Utility bisa diukur dengan uang.
  2. Hukum Gosen (The Law Of Diminishing Returns) berlaku yang menyatakan bahwa "semakin banyak sesuatu barang di konsumsi, maka tambahan kepuasan yang diperoleh dari setiap satu tambahan yang dikonsumsi akan menurun".
  3. Konsumen berusaha memaksimumkan kepuasan.

REFERENSI

Sabtu, 24 Maret 2012

Perilaku Konsumen

PENDAHULUAN

    Perilaku konsumen dapat di definisikan sebagai proses dan aktivitas ketika seseorang melakukan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa agar kebutuhan dan keinginannya terpenuhi. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.


POKOK BAHASAN

    Perilaku konsumen dapat di terapkan dalam banyak hal, di antaranya untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli. Lalu perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik. Dalam hal pemasaran sosial, pemahaman perilaku konsumen juga dapat di aplikasikan pada penyebaran ide di antara konsumen.


KESIMPULAN

    Jadi, dengan memahami sikap  konsumen dalam menghadapi sesuatu, seseorang dapat menyebarkan ide dengan lebih cepat dan efektif.


REFERENSI

Jumat, 16 Maret 2012

Hukum Permintaan dan Penawaran

PENDAHULUAN

    Dalam ilmu ekonomi terdapat istilah permintaan dan penawaran (demand and supply). Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu di beli oleh konsumen. Sedangkan penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang dapat dijual oleh penjual. Permintaan dan penawaran juga memiliki bunyi hukum.


POKOK BAHASAN

1. Hukum Permintaan.
    "Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang diminta, dan sebaliknya semakin tinggi tingkat harga, maka semakin sedikit jumlah barang yang diminta".

    Tabel di atas adalah contoh bunyi hukum permintaan. Dimana harga jeruk yg paling murah yaitu Rp 4.500/kg memeliki permintaan dari konsumen sebanyak 500. Sedangkan harga jeruk yang paling mahal yaitu Rp 6.000/kg memiliki permintaan dari konsumen sebanyak 200.

2. Hukum Penawaran.
    "Semakin tinggi harga, maka semakin banyak jumlah barang yang di tawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang di tawarkan".

    Tabel di atas adalah contoh bunyi hukum penawaran. Dimana harga jeruk yang paling mahal yaitu Rp 6.000/kg memiliki jumlah penawaran paling banyak dari produsen sebanyak 500. Sedangkan harga jeruk yang paling murah yaitu Rp 4.500/kg memiliki jumlah penawaran paling sedikit dari produsen sebanyak 200.


KESIMPULAN

    Jadi, semua terjadi karena semua ingin mencari keuntungan sebesar-besarnya. Konsumen menginginkan harga yang murah, sedangkan produsen menginginkan harga yang tinggi.


REFERENSI

Senin, 12 Maret 2012

Pengertian Permintaan dan Penawaran

PENDAHULUAN

    Dalam ilmu ekonomin teori permintaan dan penawaran adalah penggambaran atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Pada ekonomi mkro model permintaan dan penawaran sangat penting untuk melakukan analilis perilaku serta interaksi para pembeli dan penjual.


POKOK BAHASAN

1. Pengertian Permintaan.
    Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen, pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan, diantaranya:
  • Harga barang itu sendiri
  • Harga barang lain yang berkaitan
  • Tingkat pendapatan
  • Selera konsumen
  • Ekspektasi/perkiraan.
2. Pengertian penawaran.
    Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang tersedia dan dapat di jual oleh penjual pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Beberapa faktor yang mempengaruhi penawaran, di antaranya:
  • Harga barang itu sendiri.
  • Harga sumber produksi.
  • Tingkat produksi.
  • Ekspektasi/perkiraan.

KESIMPULAN

    Jadi, permintaan dan penawaran dapat memperkirakan bahwa suatu pasar yang kompetitif, harga akan berfungsi sebagai penyeimbang antra kuantitas yang di minta oleh konsumen dan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen, sehingga terciptalah keseimbangan ekonomi antara harga dan kuantitas.


REFERENSI

Sabtu, 10 Maret 2012

Masalah Pokok Ekonomi dan Pengaruh Mekanisme Harga

PENDAHULUAN

   Peranan pemerintah dalam perekonomian negara di bagi menjadi 2, yaitu jangka panjang dan jangka pendek. Dimana pada jangka panjang pemerintah harus menghantarkan masyarakat kepada kemakmuran, kesejahteraan lahir dan batin, serta harus menghadapi masalah jangka panjang seperti masalah pertumbuhan ekonomi. Sedangkan dalam jangka pendek pemerintah di tuntut untuk selalu dapat membantu menciptakan iklim usaha yang kondusif/mendukung semua pihak. Sedangkan dipihak lain masih harus menghadapi masalah-masalah ekonomi jangka pendek yang terkenal dengan istilah 'tiga penyakit pokok ekonomi. Dan sesungguhnya keberhasilan pemerintah dalam jangka panjang tidak terlepas dari kemampuan menangani masalah-masalah ekonomi jangka pendek ini.


POKOK BAHASAN

A. Masalah Pokok Perekonomian Indonesia.
   1. Pengangguran.
   Secara umum pengangguran lebih banyak memberi dampak yang kurang baik bagi kegiatan ekonomi negara. Pengangguran akan menyebabkan perekonomian berada kondisi di bawah kapasitas penuh, suatu kapasitas yang diharapkan. Pengangguran juga akan menyebabkan beban angkatan kerja yang benar-benar produktif menjadi semakin berat, disamping secara sosial pengangguran akan menimbulkan kecenderungan masalah-masalah kriminalitas dan masalah sosial lainnya.
   2. Inflasi.
     Inflasi sering diartikan  sebagai suatu kecenderungan naiknya harga-harga secara umum dalam waktu dan wilayah tertentu. Dari pengertian itu dapat di ambil beberapa point penting mengenai inflasi, bahwa inflasi ini terjadi:
  • diwarnai kenaikan harga-harga komoditi secara umum, atau dapat dikatakan hampir setiap komoditi mengalami kenaikan.
  • dapat diketahui dan dihitung jika telah berjalan dalam kurun waktu tertentu dan dalam wilayah tertentu.
      Dengan demikian jika kenaikan harga tidak menyeluruh, atau jika menyeluruh namun hanya terjadi dalam kurun waktu yang sangat singkat dan dalam wilayah tertentu yang terbatas, maka istilah inflasi menjadi agak kurang tepat disebutkan.

B. Pengaruh Mekanisme Harga.
     Krisis finansial global yang terjadi sejak akhir tahun 2007 telah menyebabkan perlambatan ekonomi global secara bertahap. Diperkirakan daya beli masyarakat menurun. Banyak pihak yang mengatakan bahwa krisis hanya terjadi pada negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Namun perlu diingat bahwa sebagian besar negara yang kekuatan pasarnya sedang tumbuh (energing market) menguasai 60% pangsa pasar ekspor ke Amerika Serikat dan negara-negara maju. Karena itu, jika terjadi penurunan permintaan, pasti akan berdampak terhadap permintaan barang-barang dari negara-negara yang sedang tumbuh (emerging countries). Tentu hal ini akan berakibat pada menurunnya kinerja berbagai sektor usaha, khususnya industri.


REFERENSI

2. scribd

Jumat, 09 Maret 2012

Sistem Perekonomian

PENDAHULUAN

   Pada awal peradaban manusia, orang melakukan kegiatan ekonomi dalam hal produksi, hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau kelompoknya saja. Dengan kata lain pada saat itu orang belum terlalu berfikir untuk melakukan kegiatan ekonomi untuk pihak lain, apalago demi keuntungan. Kalaupun orang tersebut harus berhubungan dengan orang lain untuk mendapatkan barang lain, sifatnya adalah barter, untuk kepentingan masing-masing pihak.


POKOK BAHASAN

   Sistem Perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalosikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.
1. Sistem Perekonomian Terencana.
   Karl Max, seorang pencetus ide mengenai sistem ekonomi etatisme yang diilhami dengan penderitaan kaum buruh yang terjadi saat itu, sebagai ulah para kaum kapitalis. Dalam sistem ini praktis kegiatan ekonomi sepenuhnya diatur dibawah kendali negara. Sistem ini dapat kita lihat pada negara yang menganut faham komunisme, seperti Uni Soviet misalnya.
2. Sistem Perekonomian Pasar.
   Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.
3. Sistem Perekonomian Campuran.
   Perekonomian campuran adalah gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana. Dimana menyarankan perlunya campur tangan pemerintah secara aktif dalam kebebasan pihak swasta dalam melaksanakan kegiatan ekonominya. Dengan keinginan seperti ini, banyak negara memilih sistem perekonomian campuran.


KESIMPULAN

   Sistem perekonomian yang lebih teratur dan terencana sangat lah dibutuhkan, mengingat banyaknya hambatan-hambatan yang dihadapi pada sistem barter, seperti:
  • Sulitnya mempertemukan dua atau lebih pihak yang memiliki keinginan yang sama.
  • Sulitnya menentukan nilai komoditi yang akan dipertukarkan.
  • Sullitnya melakukan pembayaran yang tertunda.
  • Sulitnya melakukan transaksu dengan jumlah besar.


REFERENSI

Minggu, 30 Oktober 2011

Organisasi Niaga: PT. Yamaha Music Manufacturing Indonesia





I. Profil Perusahaan.   

    Merek Yamaha diambil dari nama sang pendiri, yaitu Torakusu Yamaha. Beliau yang sangat mengenal teknologi dan pengetahuan dunia barat sejak masa mudanya, semula menyediakan pelayanan perbaikan alat-alat kedokteran. Dengan keahliannya ini, beliau diminta untuk memperbaiki sebuah organ, sebuah proyek yang akhirnya melahirkan merk Yamaha. Dengan kepercayaan dirinya yang tinggi akan keberhasilan usahanya ini, maka beliau berusaha menghadapi segala kemungkinan untuk mendirikan Yamaha Organ Works. Dengan jiwa wiraswasta, wawasan yang luas, dan kegigihannya untuk mengatasi kesulitan, telah membangkitkan gairah beliau untuk meraih kesuksesan. Jiwa dan semangat yang sama yang telah membangun merk Yamaha, dan merupakan warisan yang sangat penting bagi Yamaha Corporation sekarang ini.
    Tiga buah gambar garputala pada logo menggambarkan hubungan kerjasama yang menghubungkan tiga tonggak bisnis kami, yaitu teknologi, produksi, dan penjualan. Garputala tersebut juga mengingatkan kita akan kekuatan energi dari suara dan musik di dunia, yang wilayahnya diindikasikan dengan lingkaran tertutup. Tanda ini juga melambangkan tiga elemen penting musik: melodi, harmoni, dan irama.

    Yamaha telah menjadi merk yang dipercaya dan dicintai selama kurun waktu 100 tahun. Sekarang Yamaha memasuki masa 100 tahun. Yamaha akan terus melanjutkan usaha untuk menciptakan “Kando” dan memperkaya kebudayaan dengan teknologi dan gairah yang lahir dari suara dan musik, bersama dengan semua orang di seluruh dunia. “Kando” (bahasa jepang) dapat diartikan sebagai sebuah bentuk pikiran yang terinspirasi.
     “Kando” adalah emosi yang timbul saat manusia merasakan sesuatu yang sangat dalam. “Kando” yang dirasakan sangat dalam akan menghadirkan harapan dan impian. Berbagi harapan dan impian adalah jembatan yang menyatukan seluruh manusia. Sebagai perusahaan yang utuh, dengan suara dan musik sebagai tonggak utamanya, Yamaha Group menciptakan “Kando” dalam bentuk yang dapat menyatukan manusia diseluruh dunia.
 
II. Struktur Organisasi.



Referensi: PT. Yamaha Music Manufacturing Indonesia

Senin, 24 Oktober 2011

Tokoh Pemimpin Otokratis: Muamar Khaddafi

   
     Pada dasarnya pengertian dari otokratis adalah berkuasa sendiri secara mutlak. Kepemimpinan otokratis merupakan kepemimpinan yang dilakukan oleh seorang pemimpin dengan perilaku otoriter. Jadi, pemimpin otokratis beranggapan bahwa segala aktifitas dalam organisasi akan lancar apabila segala sesuatu ada di tangan pemimpin. Salah satu tokoh pemimpin yang bersifat otokratis adalah Muamar Khadafi.
    Muammar Abu Minyar al-Qaddafi atau Muammar Khaddafi, lahir di Surt, Tripolitania, 7 Juni 1942 adalah penguasa otokratis de facto Libya dari 1969 sampai 2011, setelah merebut kekuasaan dalam kudeta militer. Sebagai hasil dari perang saudara Libya terbentuklah Dewan Transisi Nasional (NTC). Kekuasaan Khaddafi semakin tergerus dengan pengakuan domestik dan internasional terhadap NTC. Dia menghapuskan Konstitusi Libya tahun 1951 dan menerapkan undang-undang berdasarkan ideologi politiknya. Kekuasaan yang hampir 42 tahun telah menempatkannya menjadi penguasa terlama sebagai pemimpin non-kerajaan keempat sejak tahun 1900 dan terlama sebagai pemimpin penguasa Arab. Dia menyebut dirinya sebagai "The Brother Leader", "Guide of the Revolution", dan "King of Kings (Raja segala raja)".
     Setelah berhasil merebut kekuasaan, Khaddafi mulai menghilangkan oposisi dan kehidupan warga Libya menjadi dibatasi. Ideologi Khaddafi disebut Teori Internasional Ketiga yang dijelaskan dalam Buku Hijau. Keluarga Khaddafi mengambil alih sebagian besar perekonomian Libya. Khaddafi menggunakan miliaran pendapatan minyak untuk proyek-proyek internasional. Dia memulai perang dengan memerintahkan orang lain dan menggunakan senjata nuklir dan bahan kimia sebagai senjata pemusnah massal. Diam-diam, ia mengalokasikan pendapatan negara untuk mensponsori teror dan kegiatan politik lainnya di seluruh dunia. Perserikatan Bangsa-bangsa menyebut Libya di bawah Khaddafi sebagai Negara Paria. Pada tahun 1980-an Khaddafi dukungan bagi organisasi-organisasi teroris yang dipimpin negara di seluruh dunia untuk membangun sanksi terhadap Khaddafi.
    Enam hari setelah penangkapan diktator Irak Saddam Hussein oleh Amerika Serikat, Khaddafi meninggalkan senjata pemusnah massal (WMD) program dan inspektur internasional menyambut untuk memverifikasi bahwa Tripoli akan menindaklanjuti komitmennya. Semenjak itu, Libya sebagai model bagi negara-negara lain yang diduga mengembangkan WMD sebagai kewajiban ketidakpatuhan internasional mereka untuk diikuti. Pada 15 Mei 2006, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice mengumumkan pemulihan hubungan diplomatik penuh dengan Libya, "sebagai pengakuan atas komitmen atas Libya penolakan terhadap aksi terorisme dan kerjasama baik Libya yang diberikan kepada Amerika Serikat dan anggota lain dari masyarakat internasional dalam menanggapi ancaman global yang dihadapi dunia sejak serangan 11 September 2001".
    Dalam bangunan kebangkitan dunia Arab bulan Februari 2011, sebuah gerakan demonstrasi menentang Khaddafi menyebar di seluruh negeri. Khaddafi menanggapi dengan mengirimkan militer dan pria bersenjata berpakaian preman di jalan-jalan untuk menyerang demonstran, namun banyak pihak diaktifkan. Khaddafi meninggalkan perang saudara. Pada 23 Agustus 2011, Khaddafi kehilangan kendali Tripoli ketika para pemberontak menangkap loyalisnya di Bab Al-Azizia. Pasukan loyalis Khaddafi berperang di lokasi yang terbatas.
     Dia menghadapi penuntutan oleh Pengadilan Pidana Internasional yang telah mengeluarkan surat perintah penangkapan atas kejahatan terhadap kemanusiaan. Miliaran dolar asetnya telah dibekukan di seluruh dunia. Pada tanggal 20 Oktober 2011, media melaporkan bahwa seorang pejabat Dewan Transisi Nasional/NTC telah mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Khaddafi telah ditangkap di kota kelahirannya, Sirte, pada pagi 20 Oktober 2011. Menurut Pejabat tersebut, Khaddafi dilaporkan meninggal karena terluka parah pada kedua kaki dan kepalanya.



Referensi: id.wikipedia.org

Senin, 17 Oktober 2011

[Tulisan 5]Daya Kerja

    Agar orang-orang yang ada di dalam organisasi dapat melakukan kerjasama dalam usaha mencapai tujuan bersama maka diperlukan daya kerja. Daya kerja dibedakan menjadi dua macam, yaitu daya manusia dan daya bukan manusia.

1. Daya Manusia.
    Daya manusia terdiri dari kemauan dan kemampuan, yang meliputi:
    - Kemauan dan kemampuan untuk bekerja atau untuk berbuat.
    - Kemauan dan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. dan
    - Kemauan dan kemampuan untuk melaksanakan prinsip-prinsip organisasi.

2. Daya Bukan Manusia.
    Daya bukan manusia ialah daya yang diperoleh dari sumber materi, barang, benda;
    misalnya mesin-mesin, uang, waktu, metode dan dari sumber kekayaan akan
    lainnya (iklim, udara, cuaca, air dan sebagainya).


Referensi: Wursanto, I. 2002. Dasar-dasar Ilmu Organisasi. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.

Minggu, 16 Oktober 2011

[Tulisan 4]Unsur-unsur Organisasi

    Secara sederhana organisasi mempunyai tiga unsur, yaitu ada orang-orang, ada kerjasama, dan ada tujuan bersama. Tiga unsur organisasi itu tidak berdiri sendiri-sendiri, akan tetapi saling kait atau saling berhubungan sehingga merupakan suatu kesatuan yang utuh. Agar orang-orang yang ada di dalam organisasi dapat melakukan kerja sama dalam usaha mencapai tujuan bersama maka diperlukan daya kerja. Disamping itu keadaan lingkungan (invironment) juga mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap terbentuknya organisasi. Keadaan lingkungan itu, misalnya, keadaan sosial, budaya, ekonomis dan teknologis yang sedang berkembang.


Referensi: Wursanto, I. 2002. Dasar-dasar Ilmu Organisasi. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.

Sabtu, 15 Oktober 2011

[Tulisan 3]Kerumitan Organisasi Modern

    Berbagai macam kerumitan yang dihadapi oleh organisasi modern antara lain:

  1. Tujuan organisasi yang hendak semakin kompleks. Semakin kompleksnya tujuan yang hendak dicapai ini antara lain disebabkan oleh semakin kompleksnya kebutuhan manusia. Ciri khas daripada manusia modern ialah kemampuan dan cara berpikirnya yang rasional, dengan menggunakan akal, rasio atau logika.
  2. Organisasi bertambah besar. Besarnya suatu organisasi tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya gedung atau bangunan tempat orang-orang melakukan kegiatan yang semakin kompleks. Untuk melakukan kegiatan yang demikian kompleks itu dibutuhkan tenaga kerja dan biaya yang besar.
  3. Jumlah anggota organisasi relatif cukup besar dengan latar belakang yang berbeda.
  4. Situasi yang selalu berubah-ubah sehingga tidak terkendali atau tidak dapat diawasi. Contoh: Keadaan sosial ekonomi dan sosial budaya.
  5. Perkembangan teknologi modern yang mengakibatkan cara kerja jadi semakin cepat.


Referensi: Wursanto, I. 2002. Dasar-dasar Ilmu Organisasi. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.

Jumat, 14 Oktober 2011

[Tulisan 2]Ciri-ciri Organisasi

    Organisasi di abad modern ini adalah organisasi formal yang bentuk struktur dan jenis kegiatannya demikian kompleks dengan aneka ragam kerumitan yang dihadapi. Terdapat ciri-ciri pada organisasi modern ini antara lain sebagai berikut:
  1. Organisasi tersebut selalu mengalami perkembangan dan bertambah besar.
  2. Semakin cepat dan tepatnya cara bekerja, sebagai akibat dari penggunaan peralatan modern.
  3. Berorientasi kepada faktor efisiensi dalam segala bidang.
  4. Adanya kesadaran bahwa manusia adalah faktor yang utama di antara faktor-faktor lainnya. Hal ini berarti meskipun organisasi dengan kecepatan dan ketepatan yang luar biasa, tetapi tanpa manusia, alat-alat itu tidak ada artinya.
    Besarnya suatu organisasi dapat di tinjau dari beberapa segi, antara lain:
  •  Jumlah anggota organisasi bertambah besar.
  • Biaya yang dipergunakan sangat besar, dan
  • Peralatan yang dipergunakan beraneka ragam, baik jenis maupun cara kerjanya (mekanis, elektris, elektronik maupun kimiawi).


Referensi: Wursanto, I. 2002. Dasar-dasar Ilmu Organisasi. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.

    Kamis, 13 Oktober 2011

    [Tulisan 1]Organisasi

        Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif yang dapat diidentifikasikan, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau kelompok. Sebuah organisasi mempunyai batasan yang relatif yang dapat diidentifikasikan. Maksudnya batasan dapat berubah dalam kurun waktu tertentu dan tidak selalu jelas, namun sebuah batasan yang nyata harus ada agar kita dapat membedakan antara anggota dan bukan anggota.
         Organisasi itu ada untuk mencapai sesuatu. "Sesuatu" ini adalah tujuan, dan tujuan tersebut biasanya tidak dapat dicapai oleh individu-individu yang bekerja sendiri, dan alangkah baiknya jika sesuatu tersebut dicapai secara lebih efisien melalui usaha kelompok.



    Referensi: Robbins, Stephen P. 1994. Teori Organisasi. Jakarta: Arcan.

    Selasa, 02 Agustus 2011

    Bab IX Manusia dan Harapan


    Bab IX Manusia dan Harapan
    Penyebab Manusia Mempunyai Harapan


        APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN


    Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap Lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Doronngan Kodrat Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Kodrat juga terdapat pada binatang, walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawa dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bersama dengan manusia lain. Dengan Kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.

    Dorongan kebutuhan hidup Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam keebutuhan hidup. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Dengan adanya dorongan kodrat atau dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Kelangsungan hidup (survival) untuk melangsungkan hidupnya manusia membutuhkan sandang pangan dan papan. setiap bayi begitu lahir di bumi menangis, ia telah mengharapkan diberi makan/minum. Sandang, semula hanya berupa perlindungan/keamanan, untuk melindungi dirinya dari cuaca. Papan yang dimaksud adalah tempat tinggal atau rumah. Untuk mencukupi kebutuhan pangan, sandang dan papan itu, maka manusia sejak kecil telah mulai belajar.

    Keamanan seriap orang membutuhkan keamanan. Bila seorang telah menginjak dewasa, sehingga sudah saatnya Hak dan Kewajiban mencuntai dan dicintai Tiap orang mempunyai hak dan kewajiban. Bila seorang telah menginjak dewasa, maka ia merasa sudah dewasa, sehingga sudah saatnya mempunyai harapan untuk dicintai dan mencintai. Status Setiap manusia membutuhkan status.



    Studi Kasus:


    ada seseorang pemuda dia bisa terbilang sangat bodoh, dan selalu dijelek-jelekkan oleh teman-temannya. namun karena dia mempunyai harapan dan tekat, "agar saya dapat menjadi siswa yang berprestasi" maka pemuda itu menyusun rencana akan harapan dan mimpi-mimpinya, dan yang pasti harus berusaha sebaik agar mendapat harapan yang diinginkan.

     Opini:
     Harapan itu adalah hal yang bagus untuk kita menggapai mimpi-mimpi kita. Dengan harapan, maka kita akan berusaha  untuk mengapai harapan itu. Jadi berharaplah agar kita menjadi orang yang berguna  bagi orang lain. Terma Kasih.


    Sumber:
    http://ocw.gunadarma.ac.id