Pages

Jumat, 25 Maret 2011

BAB 5. Hakikat Kejujuran dan Pengertian Kecurangan

Definisi Kejujuran
     Jujur bermakna keselarasan antara berita dengan kenyataan yang ada. Jadi, kalau suatu berita sesuai dengan keadaan yang ada, maka dikatakan benar/jujur, tetapi kalau tidak, maka dikatakan dusta. Kejujuran itu ada pada ucapan, juga ada pada perbuatan, sebagaimana seorang yang melakukan suatu perbuatan, tentu sesuai dengan yang ada pada batinnya. Seorang yang berbuat riya’ tidaklah dikatakan sebagai seorang yang jujur karena dia telah menampakkan sesuatu yang berbeda dengan apa yang dia sembunyikan (di dalam batinnya). Demikian juga seorang munafik tidaklah dikatakan sebagai seorang yang jujur karena dia menampakkan dirinya sebagai seorang yang bertauhid, padahal sebaliknya. Hal yang sama berlaku juga pada pelaku bid’ah; secara lahiriah tampak sebagai seorang pengikut Nabi, tetapi hakikatnya dia menyelisihi beliau. Yang jelas, kejujuran merupakan sifat seorang yang beriman, sedangkan lawannya, dusta, merupakan sifat orang yang munafik. Imam Ibnul Qayyim berkata, Iman asasnya adalah kejujuran (kebenaran) dan nifaq asasnya adalah kedustaan. Maka, tidak akan pernah bertemu antara kedustaan dan keimanan melainkan akan saling bertentangan satu sama lain. Allah mengabarkan bahwa tidak ada yang bermanfaat bagi seorang hamba dan yang mampu menyelamatkannya dari azab, kecuali kejujurannya (kebenarannya). Allah berfirman, “Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka.” (QS. al-Maidah: 119) “Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (QS. az-Zumar: 33).
Macam-Macam Kejujuran:
1. Jujur dalam niat dan kehendak. Ini kembali kepada keikhlasan. Kalau suatu amal tercampuri dengan kepentingan dunia, maka akan merusakkan kejujuran niat, dan pelakunya bisa dikatakan sebagai pendusta, sebagaimana kisah tiga orang yang dihadapkan kepada Allah, yaitu seorang mujahid, seorang qari’, dan seorang dermawan. Allah menilai ketiganya telah berdusta, bukan pada perbuatan mereka tetapi pada niat dan maksud mereka.
2. Jujur dalam ucapan. Wajib bagi seorang hamba menjaga lisannya, tidak berkata kecuali dengan benar dan jujur. Benar/jujur dalam ucapan merupakan jenis kejujuran yang paling tampak dan terang di antara macam-macam kejujuran.
3. Jujur dalam tekad dan memenuhi janji. Contohnya seperti ucapan seseorang, “Jikalau Allah memberikan kepadaku harta, aku akan membelanjakan semuanya di jalan Allah.” Maka yang seperti ini adalah tekad. Terkadang benar, tetapi adakalanya juga ragu-ragu atau dusta. Hal ini sebagaimana firman Allah: “Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah (janjinya).” (QS. al-Ahzab: 23) Dalam ayat yang lain, Allah berfirman, “Dan di antara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Allah, ‘Sesungguhnya jika Allah memberikan sebagian karunia-Nya kepada kami, pastilah kami akan bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang saleh.’ Maka, setelah Allah memberikan kepada mereka sebagian dari karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling, dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran).” (QS. at-Taubah: 75-76)
4. Jujur dalam perbuatan, yaitu seimbang antara lahiriah dan batin, hingga tidaklah berbeda antara amal lahir dengan amal batin, sebagaimana dikatakan oleh Mutharrif, “Jika sama antara batin seorang hamba dengan lahiriahnya, maka Allah akan berfirman, ‘Inilah hambaku yang benar/jujur.’”
5. Jujur dalam kedudukan agama. Ini adalah kedudukan yang paling tinggi, sebagaimana jujur dalam rasa takut dan pengharapan, dalam rasa cinta dan tawakkal. Perkara-perkara ini mempunyai landasan yang kuat, dan akan tampak kalau dipahami hakikat dan tujuannya. Kalau seseorang menjadi sempurna dengan kejujurannya maka akan dikatakan orang ini adalah benar dan jujur, sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS. al-Hujurat: 15) Realisasi perkara-perkara ini membutuhkan kerja keras. Tidak mungkin seseorang manggapai kedudukan ini hingga dia memahami hakikatnya secara sempurna. Setiap kedudukan (kondisi) mempunyai keadaannya sendiri-sendiri. Ada kalanya lemah, ada kalanya pula menjadi kuat. Pada waktu kuat, maka dikatakan sebagai seorang yang jujur. Dan jujur pada setiap kedudukan (kondisi) sangatlah berat. Terkadang pada kondisi tertentu dia jujur, tetapi di tempat lainnya sebaliknya. Salah satu tanda kejujuran adalah menyembunyikan ketaatan dan kesusahan, dan tidak senang orang lain mengetahuinya. Khatimah Orang yang selalu berbuat kebenaran dan kejujuran, niscaya ucapan, perbuatan, dan keadaannya selalu menunjukkan hal tersebut. Allah telah memerintahkan Nabi untuk memohon kepada-Nya agar menjadikan setiap langkahnya berada di atas kebenaran sebagaimana firman Allah, “Dan katakanlah (wahai Muhammad), ‘Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong.” (QS. al-Isra’: 80) Allah juga mengabarkan tentang Nabi Ibrahim yang memohon kepada-Nya untuk dijadikan buah tutur yang baik. “Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian.” (QS. asy-Syu’ara’: 84) Hakikat kejujuran dalam hal ini adalah hak yang telah tertetapkan, dan terhubung kepada Allah. Ia akan sampai kepada-Nya, sehingga balasannya akan didapatkan di dunia dan akhirat. Allah telah menjelaskan tentang orang-orang yang berbuat kebajikan, dan memuji mereka atas apa yang telah diperbuat, baik berupa keimanan, sedekah ataupun kesabaran. Bahwa mereka itu adalah orang-orang jujur dan benar. Allah berfirman, “Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintai kepada karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila dia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (QS. al-Baqarah: 177) Di sini dijelaskan dengan terang bahwa kebenaran itu tampak dalam amal lahiriah dan ini merupakan kedudukan dalam Islam dan Iman. Kejujuran serta keikhlasan keduanya merupakan realisasi dari keislaman dan keamanan. Orang yang menampakkan keislaman pada dhahir (penampilannya) terbagi menjadi dua: mukmin (orang yang beriman) dan munafik (orang munafik). Yang membedakan diantara keduanya adalah kejujuran dan kebenaran atas keyakinannya. Oleh sebab itu, Allah menyebut hakekat keimanan dan mensifatinya dengan kebenaran dan kejujuran.

Pengertian kecurangan
 
     Menurut G. Jack Bologna, Robert J. Lindquist dan Joseph T. Wells. Kecurangan adalah penipuan kriminal yang bermaksud memberi manfaat keuangan kepada si penipu. Pengertian tersebut menjelaskan bahwa kriminal bukan digunakan secara ketat dalam arti hukum. Kriminal berarti setiap tindakan kesalahan yang serius yang dilakukan dengan maksud jahat. Dengan demikian, meskipun seorang pelaku kecurangan dapat menghindari penuntutan kriminal secara berhasil, tindakan kriminal mereka tetap dipertimbangkan. Kecurangan adalah istilah umum, mencakup berbagai ragam alat yang kecerdikan manusia dapat direncanakan, dilakukan oleh seseorang individual, untuk memperoleh manfaat terhadap pihak lain dengan penyajian yang palsu. Tidak ada aturan yang tetap dan tanpa kecuali dapat ditetapkan sebagai dalil umum dalam mendefinisi kecurangan karena kecurangan mencakup kekagetan, akal muslihat, kelicikan dan cara-cara yang tidak layak/wajar untuk menipu orang lain. Batasan satu-satunya mendefinisikan kecurangan adalah apa yang membatasi sifat serakah manusia. Selama ini, kecurangan dicirikan oleh penipuan (deceit), penyembunyian (concealment), atau pelanggaran kepercayaan (violation of trust). Tindakan-tindakan tersebut tidak tergantung pada aplikasi ancaman pelanggaran atau kekuatan fisik. Kecurangan dilakukan oleh individual dan organisasi untuk memperoleh uang, kekayaan atau jasa, untuk menghindari pembayaran atau kerugian jasa, atau untuk mengamankan kepentingan pribadi atau usaha.

Study Kasus:

A. Kejujuran.
     Ada seorang penjual barang elektronik, dia menjual berbagai macam produk dengan merek yang berbeda dan kualitas yang berbeda. Pada suatu saat ada pelanggan datang untuk membeli suatu produk di tokonya, dan penjual itu menjelaskan tentang produk yang ingin dibeli oleh pelanggannya. Bahwa barang yang dibelinya itu mempunyai kelebihan dan kelemahan dia juga menjelaskan produk yang sama dengan merek yang lain dengan kelebihan dan kekurangannya. Maka pelanggan itu dapat mempertimbangkan produk yang satu dengan yang lain. Dengan demikian pelanggan dapat mengetahui produk mana yang memiliki kualitas yang baik dan tidak baik. Penjual menjelaskan semua itu supaya pelanggan merasa puas dengan demikian pelanggan akan mempercayainya, sehingga pelanggan itu akan datang kembali, karena penjelasan dan kejujuran sang penjual dalam menjual produknya

 B. Kecurangan.
     Ada seorang penjual barang elektronik, dia menjual berbagai macam produk dengan merek yang berbeda dan kualitas yang berbeda. Pada suatu saat ada pelanggan datang untuk membeli satu produk di tokonya, dan penjual itu mengetahui produk yang dibeli itu kurang bagus tetapi pelanggan itu menjelaskan bahwa produk itu bagus. Penjual itu ingin produknya lagu dan untuk mendapatkan keuntung yang besar. Dengan ketidak kejujurannya itu, secara tidak langsung penjual akan merasa dirugikan sendiri. Karena banyak pelanggan yang komplain karena produk yang di jualnya tidak bagus. Sehingga pelanggan tidak mempercayainya lagi dan pindah ketempat yang lain.


Opini:
Dari studi kasus di atas, kejujuran itu sangat dibutuhkan dalam kehidupan. Karena kita hidup itu harus jujur dalam menjalankan kehidupan ini agar hidup kita senantiasa di dalam kebaikan. Allah SWT sangat membeci orang yang berbohong, tapi ada juga berbohong yang demi kebaikan. Saya juga tidak tahu apakah kebohongan untuk kebaikan itu dosa atau tidak di mata Allah SWT. Mungkin hanya ini saya dapat saya sampaikan.. Terima Kasih.

Sumber:

Senin, 14 Maret 2011

BAB IV Manusia Dan Keindahan (keindahan yang seluas-luasnya)

Bab IV
Manusia dan Keindahan

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas bab IV yaitu manusia dan keindahan dengan sub bab keindahan yang seluas-luasnya.

Keindahan, kata itu tidak begitu asing didengar oleh kita semua. Kata keindahan berarti cantik, elok, permai, molek dan sebagainya. Keindahan merupakan bagian hidup dari manusia. Bayangkan bila tak ada keindahan dalam hidup manusia, semuanya bagaikan sesuatu yang tak bermakna. Hasil karya seseorang yang menghasilkan seni kary didalamnya pasti mengandung unsur keindahan. Biasanya disebut sebagai unsure estetika dari sebuah hasil seni. Keindahan bersifat universal dimana tidak terikat oleh selera perseorang, waktu, tempat, dimana yang berati keindahan itu bisa sesuai dengan selera seseorang.
Sebenarnya sangat sulit menyatakan apa sih keindahan itu. Keindahan itu adalah sebuah konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu bisa terlihat dan bisa dinikmati jika digabungkan dengan sebuah objek seni atau hasil karya seni seseorang. Yang artinya harus dihubungkan dengan sesuatu benda atau hasil karya yang bisa berkomunikasi. Komunikasi yang dimaksud bukan hanya bisa berbicara, namun bisa mengajak orang yang mengamatnya menjadi terkesan dengan keindahan dan hasil karya itu.
DIlihat dari cakupannya seseorang harus bisa membedakan keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk mengetahui pembedaan itu dalam bahasa inggris sering dipergunakan istilah "beauty" (keindahan) dan "the beautiful" (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kadang sering dicampuradukkan menjadi satu saja. Ternyata disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian yakni antara lain :
a. keindahan dalam arti luas
dalam arti yang luas, sebenarnya pengertian ini masih diambil dari bangsa yunani yang didalamnya mencakup pula kebaikan. Menurut beberapa ahli antara lain :
1. plato mengatakan bahwa watak yang indah adalah hokum yang indah;
2. aristoteles mengatakan bahwa keondahan merupakan sesuatu yang selain baik juga menyenangkan;
3. plotinus menuliskan dalam bukunya tentang ilmu yang indah dan kebijakan yang indah.
Dari beberapa ahli tersebut, bangsa Yunani tetap mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu ilmu dan ada yang indah dan akan terus berlangsung.bangsa yunani lebih berbicara tentang arti keindahan dalam arti estetik yang disebut sebagai ‘symmetria” untuk keindahan yang berdasarkan penglihatan semata dan harmonia untuk keindahan yang berdasarkan pendengaran. Keindahan yang seluas-luasnya meliputi :
  • Keindahan seni

Keindahan seni adalah keindahan yang tercipta dari hasil karya seseorang tehadap seni. Seni sering sekali menjadi penghubung keindahan agar bisa dinikmati oleh pengamat objeknya. Seseorang paling dominan menikmati keindahan itu lewat seni.
  • • Keindahan alam

Keindahan alam adalah keindahan yang sudah ada di alam sekitar kita. Keindahan yang ada bisa dinikmati oleh penglihatan kita.
  • • Keindahan moral

Keindahan moral adalah keindahan yang tercipta dari tingkah laku dan perilaku kita sehari-hari.

  • • Keindahan intelektual

keindahan intelektual adalah pemikiran yang indah berdasarkan ilmu pengetahuan. Tulisan ini bukanlah mencari pengertian mengenai kata keindahan intelektual.
b. keindahan dalam arti estetis murni
Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang dicerapnya.
c. keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan
keindahan dalam arti terbatas lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang dicerapnya dengan penglihatan, yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna.
contoh study kasusnya :
1. keindahan dilihat dari penglihatan.
Pernahkan anda merasa takjub akan suatu hal atau sebuah objek yang
Anda lihat ? misalnya adalah lukisan perjamuan terakhir yang dibuat oleh seorang pelukisa terkenal bernama Leonardo da vinci. Lukisan yang dibuatnya mengisahkan tentang makan malam perjamuan antara Yesus dan 12 muridnya. Perjuangan pelukis itu sungguh sangat mengesankan. Mencari objek dari lukisannya sangatlah susah.
Namun sungguh menkajubkan keindahan dari lukisan itu sampai sekarang masih bisa dinikmati sampai sekarang. Bukankah demikian?
2. keindahan yang bisa didengar.
Siapa siih yang gak senang mendengarkan lagu?
Musik adalah suatu hasil dari karya seni. Musik merupakan ungkapan dari perasaan seseorang yang sering kali manusia itu sendiri tak menyadarinya. Contohnya musik yang dinyanyikan oleh penyanyi legendaries indonesia seperti nike ardila(almh), chrisye(alm), titiek puspa, dan banyak lagu. Musik yang mereka ciptakan dan sering ditembangkan sampai dengan saat ini masih didengarkan dan dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat, itu bukti bahwa hasil karya seni bisa juga dinikmati keindahannya dengan pendengaran. Bukan hanya penglihatan.

Opini:
Keindahan itu dapat kita ciptakan dengan cara berkarya. Entah kita menggambar, menyanyi, atau karya seni lainnya, Akan tetapi adapula keindahan alam yang sering kita lihat disekitar kita yang di ciptakan oleh Allah SWT. contohnya keindahan pemnadangan Alam. Sebagai manusia, kita wajib menjaga keindahan itu agar tetap terjaga. Karena tanpa keindahan kehidupan kita akan kurang nyaman. Mungkin hanya itu yang dapat kita sampaikan. Terima Kasih.

Kamis, 17 Februari 2011

Manusia dan Penderitaan (gejala-gejala seorang mengalami kekalutan mental dan tahap-tahap gangguannya)

Bab III Manusia dan Penderitaan
(gejala-gejala seorang mengalami kekalutan mental dan tahap-tahap gangguannya)
Pengertian Penderitaan

          Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan.
          Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan.
          Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan likuliku kehidupan manusia. Penderitaan fisik yang dialami manusia tentulah diatasi dengan cara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya, sedangkan penderitan psikis, penyembuhannya terletak paa kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikik yang dihadapinya.
 
Kekalutan Mental
           Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
1. nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung

2. nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
1. Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani.
2. Usaha mempertahankan diri dengan cara negative, yaitu mundur / lari, sehingga cara bertahan dirinya salah. Pada orang lain yang tidak menderita kekalutan mental akan memecahkan solusi masalahnya, sehingga tidak menekan perasaan. Jadi bukan melarikan diri dari persoalan, tetapi melawan dan memecahkan persoalan
3. Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.
Studi Kasus

Manusia, merupakan suatu makhluk yang sangat kompleks, selain mempunyai rasa kasih dan cinta, ternyata manusia juga mempunyai apa itu rasa penderitaan, sebagai salah satunya adalah kekalutan mental.
seperti yang ada pada kehidupan sehari-hari, banyak manusia yang mengalami masalah kekalutan mental, misal, seorang mahasiswa yang akan melakukan kegiatan sidang untuk besok (presentasi skirpsi), tak sedikit darinya yang pasti akan merasakan grogi yang luar biasa, dan biasanya akan timbul penampakan gejalanya baik fisik maupun rohani. 
ada kala juga jika seorang manusia remaja yang sedang mengalami patah hati dikarenakan ada penolakan di dalam cinta, maka secara reflek kejiwaannya akan mengalami kekalutan (meskipun hanya bersifat sementara).
misal juga, ada seorang yang sudah ditanggung jawabkan dalam kepercayaan yang sangat penting, namun disaat itu juga dia melakukan kesalahan yang besar, dan sehingga membuat namanya tercoreng, dan kebanyakan tipe orang seperti ini (meskipun bukan mayoritas) hanya lari dari masalahnya, sebenarnya dia ingin menyelesaikan masalahnya, tetapi akan ketakutan yang besar akan kesalahan yang dia perbuat, maka dia lebih memilih untuk mundur dari masalah.
 
Opini: 
Menurut saya, sebenarnya manusia memiliki perasaan yang harus di jaga agar tidak terjadi penderitaan batin. Karena penderitaan itu nantinya akan bedampak negatif pada diri kita sendiri apabila kita yang menderitanya, contohnya kita akan stres, bahkan sampai gangguan jiwa. Kita dapat menghindari penderitaan ini dengan cara refreshing, akan tetapi yang lebih baik dengan cara beribadah sesuai agama yang di anutnya... Mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan... Terima Kasih...

Rabu, 16 Februari 2011

Manusia dan Cinta Kasih

BAB II 
MANUSIA DAN CINTA KASIH

    Manusia dan cinta kasih mempunyai keterkaitan penting dalam kehidupan kita sebagai manusia bumi. Cinta kasih telah ada sejak manusia pertama diciptakan. Manusia diberikan akal pikiran serta perasaan untuk bisa berpikir baik buruknya cinta kasih, serta bisa merasakan perwujudan cinta dan kasih itu dalam kehidupan kita sehari- hari.
    Pada kesempatan ini, kita akan membahas sub bab pada bab ini yaitu tentang pengertian cinta kasih serta pengertian kemesraan.

1. PENGERTIAN CINTA DAN KASIH
    Cinta adalah satu perkataan yang mengandung makna perasaan yang rumit. Bisa di alami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan sentiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka kepada atau rasa sayang kepada atau pun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih itu sendiri mempunyai arti perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Kata kasih sebenarnya memperkuat dari kata cinta. Mengapa demikian ? karena arti dari cinta kasih dapat kita artikan sebagai perasaan suka ( sayang ) kepada seseorang yang disertakan oleh rasa belas kasihan.
Secara sepintas dilihat dari artinya, kedua kata tersebut mempunyai kata yang bisa dibilang hampir sama, namun ternyata kedua kata tersebut sangatlah berbeda. Pengertian cinta lebih mengandung bagaimananya dalamnya sebuah perasaan, sedangkan kasih lebih keluarnya. Dengan kata lain, cinta yang bersumber dari dalam itulah yang membuat kasih itu akan terwujud secara nyata.
    Cinta juga bisa dibilang sebagai pengikat yang kokoh antara manusia dan Tuhannya sehingga manusia menyembah Tuhannya dengan ikhlas, mengikuti semua perintah-Nya dan berpegang teguh terhadap syariat agamanya.
Sangat banyak pengertian yang diungkapkan oleh setiap manusia, baik dari para ahli peneliti atau pengamat cinta bahkan dari masyarakat umum sekalipun. Didalam buku seni mencinta, Erich Fromm menyebutkan bahwa cinta itu terutama memberi bukan menerima. Memberi disini diartikan sebagai sebuah ungkapan tertinggi dari kemampuan. Disini dimaksudkan memberi adalah sifat-sifat manusiawi bukanlah materi. Hal ini sering disalah artikan oleh banyak orang. Mereka menuntut cinta itu memberikan sesuatu bukan dalam bentuk sifat yang manusiawi melainkan materi. Itulah yang sering diharapkan. Bukan kah begitu ?. Sebenarnya tanpa kita sadari banyak sekali sifat manusiawi yang menjadi unsur – unsur dasar yang dinyatakan oleh cinta yaitu pengasuhan, tanggung jawab, perhatian dan pengenalan. Banyak study kasus yang bisa kita ambil dari unsure – unsure diatas, antara lain :
• Contoh study kasus pengasuhan.
   Contoh study kasus yang paling menonjol adalaha cinta seorang ibu kepada anaknya. Seorang ibu akan selalu menyayangi anaknya sampai hayat menjemputnya. Seburuk- buruk tingkah laku anaknya, ibu itu akan selalu menyayanginya, Mencintainya dan Mengasuh serta merawatnya ketika sedang sakit. Itulah cinta seorang ibu sepenuh hatinya dan segenap jiwa raganya.
• Contoh study kasus berikutnya pada tanggung jawab.
   Tanggung jawab dalam arti yang benar adalah sesuatu tindakan yang betul – betul suka rela untuk dilaksanakannya. Kita ambil study kasus, masih sama seperti contoh diatas yaitu cinta seorang ibu. Mengaa demikian? Pernahkah kalian melihat seorang ibu menelantarkan anaknya? Tentu saja tidak. Sekalipun anka itu dibilang badung ibu nya akan tetap membiayainya dan memberikan dia sepiring nasi, inilah sikap tanggung jawab seorang ibu kepada anaknya.
• Contoh ketiga kita lihat dari sifat perhaian.
   Disini setiap manusia memperhatikan bahwa pribadi lain yang ada selain dari pribadi miliknya itu hendaknya berkembang dan membuka menjadi apa adanya. Misalnya, seorang ayah yang mempunyai latar belakang buruk seperti seorang pemabuk, terkadang tidak menginginkan anaknya juga sama seperti dirinya. Kebanaka seorang ayah menunjukkan sifat yang sangat beda dengan seorang ibu jika mencintai anaknya. Sang ibu terkadang selalu memberikan perhatian, nasehat yang sering kali di ucapkan, namun sedikit berbeda dengan ayah, secar diam- diam dia memperhatikan sifat anaknya, apakah sudah baik atau salah. Jika salah terkadang dia akan menegurnya dengan sebuah teguran yang cukup keras.
• Contoh study kasus berikutnya adalah pengenalan.
   Dilihat disini, pengenalan merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia. Kita lihat disini adlah pasangan dari suami istri yag baru saja menikah. Disitulah pengenalah secara utuh diantara mereka. Setelah meeka menikah, tidak ada lagi rahasia yang disembunyikan diantara keduanya. Saling jujur dan terbuka membantu hubungan rumah tangga mereka menjadi semakin baik dan selamanya dapat bersatu.
Menurut Dr. Salito W. Sarwono dalam artikel yang berjudul Segitiga Cinta , bukan cinta segitiga dikatakan bahwa cinta yang ideal memiliki 3 unsur, yaitu:
• Keterikatan, adalah perasaan untuk hanya bersama orang yang dicintai, segala prioritas hanya untuk dia.
• Keintiman, yaitu adanya kebiasaan – kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa tidak ada jarak lagi, sehingga panggilan formal diganti dengan sekedar nama panggilan.
• Kemesraan, yaitu rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen apabila jauh atau lama tak bertemu, ucapan – ucapan yang menyatakan sayang, saling mencium, merangkul dan sebagainya
Namun, dia menyebutkan bahwa ketiga unsur itu tidak selamanya ketiga unsure itu sama kuatnya. Kalau diibaratkan sebagai segitiga, tidak selamanya cinta itu sama seperti segitiga sama sisi. Dimana semua unsure tersebut saling seimbang satu sama lainnya. Terkadang, ada pula yang keterikatannya sangatlah kuat namun keintiman dan kemesraannya kurang, atau malah sebaliknya.
Jika digambarkan sebagai segitiga akan seperti ini :

    Dari gambaran diatas dapat kita lihat adanya 3 bentuk segitiga yang berbeda. Pada segitiga yang pertama kita kenal sebagai segitiga sembarang, disini dapat kita lihat keterikatan dan keintiman sangatlah kuat sehingga bisa disebut sebagai cinta sejati. Pada gambar yang kedua dan ketiga memiliki keintiman yang sama besarnya, namun keterkaitan pada gambar kedua jauh lebih sedikit dibandingkan gambar ketiga. Gambar kedua bisa disebut sebagai cinta saudara. Pada gambar ketiga semua unsure yang ada sama satu dengan yang lainnya, maka disini bisa disebut sebagai cinta rayuan. Mengapa disebut cinta rayuan? Walalupun ketiga unsure itu sudahlah seimbang satu dengan yang lainnya namun unsure kemesraanlah yang paling banyak jika dibandingkan dengan kedua gambar sebelumnya. Kemesraan juga bisa timbul dari adanya nafsu manusia sehingga bisa saja terjadi rayuan dan hal- hal yang tidak baik.

2. PENGERTIAN KEMESRAAN
    Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih. Jika dari kata tersebut, bisa divisualisalikan seperti gambar dibawah ini :
    Dilihat pada gambar tersebut kemesraan itu timbul karena adanya hubungan yang terjalin antar setiap manusia. Ada hubungan yang melekat, akrab, senang , berpadu , dan karib benar. Hubungan ini menjadi satu yaitu mesra dan timbullah kemesraan itu.
Ada pula, Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:
• Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
• Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
• Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.

Opini:
Menurut saya cinta, kasih sayang dan kemesraan itu mempunyai arti yang berbeda tapi dapat di hubungkan menjadi 1 dalam berhubungan dengan orang lain. Perasaan yang awal keluar itu pasti cinta, dan kelama-lamaan cinta itu akan menumbuhkan rasa kasih sayang, dan akan lanjut pula dengan sikap kita yang mesra kepada orang lain. Akan tetapi kita jangan terlalu berlebihan dalam mencintai dan menyayangi orang lain, karena yang patut kita cintai dan sayangin begitu dalam adalah Allah SWT. Mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan. Terima Kasih...


Sumber:
arikaka.com/bab-iii-manusia-dan-cinta-kasih/
id.wikipedia.org/wiki/Cinta
www.artikata.com/arti-371763-kemesraan.php
elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36

Jumat, 11 Februari 2011

Manusia dan Kebudayaan, Bagan Psiko-sosiogram Manusia


BAB I
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
(BAGAN PSIKO-SOSIOGRAM MANUSIA)

Pada hakikatnya manusia dan kebudayaan adalah sesuatu ikatan yang tidak mungkin bisa dipisahkan dalam kehidupan kita. Manusia diciptakan oleh Tuhan secara sempurna untuk menjalankan hakekatnya sebagai manusia bumi. Setiap manusia pasti akan meneruskan budaya yang telah ada dari jaman nenek moyangnya. Hal itu akan berlanjut terus – menerus seiring jalannya waktu.
Pada kesempatan ini, kita akan membahas sub bab ke tiga yaitu  tentang  Bagan Psiko-Sosiogram Manusia.

Berikut ini merupakan contoh dari bagan Psiko-Sosiogram manusia:

            Dari gambar diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:
            Nomor 7 dan 6 disebut sebagai daerah tak sadar dan sub sadar. Disebut  sebagai daerah tak sadar karena memang sudah tertanam jauh di dalam diri manusia dan tak mampu disadari bahkan oleh manusia itu sendiri. Misalnya dunia mimpi dari manusia itu sendiri. Terkadang didunia mimpi itu sering timbul beberapa hal yang mungkin tidak pernah disadari oleh manusia itu sendiri, bahkan hal itu tidak disadari oleh otak manusia. Disebut  daerah Sub sadar karena sewaktu – waktu unsur – unsur yang sudah tertanam bisa meledak keluar lagi dan mengganggu kebiasaan sehari – hari. Misalnya sebuah tragedy buruk yang pernah menimpa manusia itu sendiri atau kita kenal dengan trauma tersendiri yang dimiliki manusia tersebut yang sulit untuk dilupakan namun manusia itu sendiri ingin melupakannya. Tragedy  buruk itu kita misalkan pada waktu peristiwa Gempa Tsunami di Aceh pada tahun 2006. pada peristiwa itu, pastinya meninggalkan trauma bagi para korban bencana Tsunami di Aceh. Trauma tersebut sebenernya ingin untuk dilupakan tetapi mereka merasa hal itu sangat sulit dilupakan karena pada saat itu mereka dalam keadaan sadar.

            Nomor 5 disebut kesadaran yang tidak dinyatakan. Maksudnya pikiran – pikiran dan gagasan yang ada disimpan sendiri oleh manusia tersebut dan tidak ada seorang lain pun yang dapat mengetahuinya. Misalnya perasaan benci terhadap seseorang. Perasaan itu ada dalam keadaan kita sadar, namun secara tidak langsung hal itu tidak dinyatakan terang-terangan didepan seseorang yang dibencinya. Perasaan itu terkadang hanya bergemelut didalam hatinya dan pikierannya sendiri tanpa ada yang mengetahuinya.

            Nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan. kebalikan dari nomor 5, ini berarti manusia mengungkapkan kepada orang lain apa yang ada di pikirannya seperti perasaan, pengetahuan dan sebagainya. Misalnya dari segi pengetahuan. Seseorang membagi apa yang diketahuinya baik dari buku-buku yang telah dibacanya, atau pengetahuan yang telah dimilikinya.

            Nomor 3 disebut lingkaran hubungan karib. Di sini manusia memiliki seseorang atau sesuatu yang dianggap bisa menjadi curahan hati dan tempat untuk meminta bantuan. Tidak selalu manusia yang lain juga melainkan benda, atau makhluk hidup lain pun bisa berada pada lingkaran ini. Misalnya kita lihat segi perasaan, seseorang yang telah menganggap oranglain sebagai seseorang yang mampu untuk menjadi tempat untuk menanmpung berbagai curahan hatinya atau sesuatu yang dirasakannya. 

            Nomor 2 disebut lingkaran hubungan berguna. Bisa dianalogikan hubungan antara murid dengan guru, pedagang dan pembeli. Pada daerah ini semua hubungan yang ada sudah sering kita lihat berbagai contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya antara pedagang dan pembeli. Disini mereka saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Pedang membutuhkan pembeli untuk membeli dagangannya, sedangkan pembeli membutuhkan barang untuk dikonsumsinya. Ini adalah suatu hubungan timbal balik yang sudah sangat lumrah terjadi dalam kehidupan kita.

            Nomor 1 disebut lingkaran hubungan jauh yang berarti pikiran dan gagasan manusia tentang berbagai macam hal. Disini manusia tersebut sudah mulai matang terhadap hal apa saja yang akan dihadapi kedepannya. Misalnya sebuah keputusan yang harus diambil seseorang ketika dia dalam sebuah masalah besar yang dihadapinya. Keputusan tersebut begitu cepat diseleksi dalam otaknya. Sepersekian detik dia harus bisa keluar dari masalah tersebut. Tentunya dia sudah memikirkan segala macam hal yang akan dihadapinya kemudian hari.

            Nomor 0 disebut lingkungan dunia luar yang berarti tentang pendapat dan pikiran seseorang tentang dunia atau daerah yang belum pernah dikunjungi atau dijumpai. Misalnya saat kita berada diluar dari Negara Indonesia. Kita akan berpikir bahwa Negara yang kita kunjungi itu sangat berbeda dengan Negara dimana kita tinggal yaitu di Indonesia. Hal yang berbeda  itu dilihat dari berbagai aspek yang ada. Dilihat dari kebudayaan , pola pikir dan cara hidup manusia dinegara tersebut, dan berbagai macam aspek lainnya.

Studi Kasus:

Point 7 dan 6: (point 7) Misalnya dunia mimpi dari manusia itu sendiri. Terkadang didunia mimpi itu sering timbul beberapa hal yang mungkin tidak pernah disadari oleh manusia itu sendiri, bahkan hal itu tidak disadari oleh otak manusia. Disebut  daerah Sub sadar karena sewaktu – waktu unsur – unsur yang sudah tertanam bisa meledak keluar lagi dan mengganggu kebiasaan sehari – hari.
(point 6) Misalnya sebuah tragedy buruk yang pernah menimpa manusia itu sendiri atau kita kenal dengan trauma tersendiri yang dimiliki manusia tersebut yang sulit untuk dilupakan namun manusia itu sendiri ingin melupakannya. Tragedy  buruk itu kita misalkan pada waktu peristiwa Gempa Tsunami di Aceh pada tahun 2006. pada peristiwa itu, pastinya meninggalkan trauma bagi para korban bencana Tsunami di Aceh. Trauma tersebut sebenernya ingin untuk dilupakan tetapi mereka merasa hal itu sangat sulit dilupakan karena pada saat itu mereka dalam keadaan sadar.

Point 5: Misalnya perasaan benci terhadap seseorang. Perasaan itu ada dalam keadaan kita sadar, namun secara tidak langsung hal itu tidak dinyatakan terang-terangan didepan seseorang yang dibencinya. Perasaan itu terkadang hanya bergemelut didalam hatinya dan pikirannya sendiri tanpa ada yang mengetahuinya.

Point 4: Misalnya dari segi pengetahuan. Seseorang membagi apa yang diketahuinya baik dari buku-buku yang telah dibacanya, atau pengetahuan yang telah dimilikinya.

Point 3: Misalnya kita lihat segi perasaan, seseorang yang telah menganggap oranglain sebagai seseorang yang mampu untuk menjadi tempat untuk menanmpung berbagai curahan hatinya atau sesuatu yang dirasakannya.

Point 2: Misalnya antara pedagang dan pembeli. Disini mereka saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Pedagang membutuhkan pembeli untuk membeli dagangannya, sedangkan pembeli membutuhkan barang untuk dikonsumsinya. Ini adalah suatu hubungan timbal balik yang sudah sangat lumrah terjadi dalam kehidupan kita.

Point 1: Misalnya sebuah keputusan yang harus diambil seseorang ketika dia dalam sebuah masalah besar yang dihadapinya. Keputusan tersebut begitu cepat diseleksi dalam otaknya. Sepersekian detik dia harus bisa keluar dari masalah tersebut. Tentunya dia sudah memikirkan segala macam hal yang akan dihadapinya kemudian hari.

Point 0: Misalnya saat kita berada diluar dari Negara Indonesia. Kita akan berpikir bahwa Negara yang kita kunjungi itu sangat berbeda dengan Negara dimana kita tinggal yaitu di Indonesia. Hal yang berbeda  itu dilihat dari berbagai aspek yang ada. Dilihat dari kebudayaan , pola pikir dan cara hidup manusia dinegara tersebut, dan berbagai macam aspek lainnya.


Opini:
Menurut saya, manusia memiliki tingakatan psikologi yang berbeda-beda. Setiap kejadian yang kita alami, nantinya akan masuk ke dalam psikologi kita yang sesuai dengan tingkatannya. Dan pada saat itu kita akan berpikir apa yang harus kita lakukan nantinya untuk kebaikan dirinya sendiri. Manusia itu makhluk yang sempurna karena diciptakan mempunyai pikiran. Mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan, karena saya ini bukan orang yang ahli dibidang psikologi. Hehehe....

Sumber: Kaskus

Sabtu, 01 Januari 2011

My First Note In 2011

   Assalamualaikum Wr. Wb.

   Wah wah, ga terasa ya tahun 2010 telah terlewati. Banyak suka maupun dukanya yang telah dilewati pada tahun 2010. Tapi untuk tahun 2010 kita ambil hikmahnya aja, dan di tahun 2011 harus lebih baik lagi. Kira-kira apa ya harapan kalian di tahun 2011 ini?? Pastinya semua harapan yang baik-baik donk dan yang membuat kita lebih berarti lagi. hehehhe....
   Sebenarnya sih harapan saya cuma ingin lebih baik lagi di tahun 2011 ini, dan mudah2an mendapatkan IPK diatas 3. hahaha amin... Jangan ada lah yang namanya sedih ataupun duka di tahun 2011 ini. Ya kalau pun ada kita jalani saja dengan sabar dan tawakal, iya ga?? haha...
Mungkin segini aja dulu nulisnya, soalnya lagi sibuk nih. hehehe....
Saya pribadi mengucapkan "Happy New Year 2011"....

   Wassalamualaikum Wr. Wb.

Sabtu, 25 Desember 2010

Dead Pixel Pada LCD

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Aduhhh, dah lama nih ga buat tulisan lagi di blog.... Maklum lah lagi kurang inspirasi. heheheheh.... Hmm, kali ini ane pengen share tentang yang namanya dead pixel... pasti sudah pada tau kan apa itu dead pixel??? pasti sudah tau lah yang sudah mengalaminya atau hanya mendengar dari orang yang mengalaminya. Jadi, dead pixel itu dimana suatu layar LCD terdapat titik mati atau tidak aktif warnanya. Pixel yang mati itu tidak dapat menghasilkan warna selain warna itu sendiri. Apabila yang dead pixel berwarna biru, maka yang akan muncul pada pixel itu hanya warna biru dan tidak dapat memunculkan warna lainnya. Dead pixel ini diakbatkan oleh hardware yang rusak.
    Untuk mengetahui suatu dead pixel, ada software yang dapat mengetahui bahwa LCD terdapat dead pixel atau bukan yaitu DPT (Dead Pixel Tester). Software ini akan memunculkan 1 warna pada layar, sehingga kita dapat melihat di LCD terdapat dead pixel atau tidak. Cara menjalankan software ini diantaranya sebagai berikut:
  1. Download softwarenya terlebih dahulu Disini
  2.  Bersihkan layar LCD nya dari debu dan minyak.
  3. Lalu jalankan softwarenya (software ini tidak harus di instal, jadi tinggal pake aja).
  4. Tekan C untuk mengganti warna backgroundnya.
  5. Tekan ESC untuk menghilangkan jendela utama.
  6. Lalu perhatikan baik-baik setiap warnanya.
  7. apabila terdapat warna yang dicurigai, tekan M untuk menandai warna tersebut.

    Mungkin sampai sini dulu ane share tentang dead pixel. Tips dari ane, jangan lupa bawa tuh software kalau mau beli LCD yang bekas biar ga di tipu. ^^
Semoga bermanfaat ya kawan.... Thanks.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

Sabtu, 11 Desember 2010

Cek PSU Anda Sebelum Mengganti VGA

   Assalamualaikum Wr. Wb

   Wah, dah 1 minggu nih ga nulis blog, maklum sibuk uts. haha..... Hari ini ane mau berbagi pengalaman nih kepada kalian semua. Lebih jelasnya sih pengalaman temen ane yang bikin sakit hati. Makanya ane share biar kalian semua ga ikutin jalan temen ane. hahaha.... Nah, jadi kan temen ane baru ganti VGA yang Nvidia tipe 9800gt, pasti kalian sudah tau kan??? Ya pastinya lah, soalnya tuh vga paling di minati oleh para masyarakat luas di karenakan performa yang sangat bagus. Kebetulan kan temen ane masih rada-rada belum mengerti tentang komputer, jadi dia hanya mengganti vga nya saja, tanpa melihat kondisi PSUnya dlu. Tau kan apa itu PSU? Yap, PSU itu Power Supply Unit. Kalau di dalam tubuh kita itu seperti jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh kita. Tetapi kalau PSU ini menyuplai energi listrik kesemua komponen komputer yang memerlukan energi listrik.
  
   Back To Topic.... Sebenernya tuh vga dah di pasang di komputer temen ane sudah 3 hari, tapi itu masih pakai PSU yang bawaan dari cassing cpu. Nah, hari ke-4 nya tiba2 komputer temen ane ga ada suara "tit" dan kipasnya ga berputar pas di nyalain tuh komputernya, udah gitu layarnya blank hitam seperti tidak ada tanda2 kehidupan. hehehe..... Akhirnya tuh sama dia di matiin dlu, terus di nyalain lagi, tapi alhasil sama aja kaya yang tadi. Karena dia dah putus asa, vga nya di lepas dlu, lalu di nyalain lagi dah tuh komputer. Ya pas di nyalain sih bisa kaya biasa, tapi menggunakan vga onboard, Mungkin dia berpikir komputernya dah berjalanan dengan normal, akhirnya dia pasang lagi dah tuh vga nvidianya. Eh, pas komputernya di nyalain ada suara ledakan di dalam cpu nya. Dengan panik temen ane langsung bongkar lagi tuh cpu, dan ternyata PSU nya meledak. hahaha... Wajar saja kalau PSU nya meledak, kan tadi ane dah bilang kalau vga yang tipe itu membutuhkan daya yang lumayan besar, ya kira2 PSU nya yang 500watt (Pure) buat nyari aman saja.

  Begitulah pengalaman temen ane, tapi untungnya tuh vga ga kenapa2, soalnya sekarang temen ane dah ganti PSU nya dandah di pasang lagi vga nya. Jangan sampain mengikuti jejak temen ane yang 1 ini ya bro, bisa2 nanti vga ente yang kenapa2, mungkin temen ane masih beruntung tuh vga ga kenapa2.. Sekian dulu ya, ane masih ngantuk nih pagi2 dah share di blog. hehehe... Semoga bermanfaat...

   Wassalamualaikum Wr. Wb

Rabu, 01 Desember 2010

Power DVD 10 Ultra + Patch

  



   Assalamualaikum Wr. Wb

   Ane dapet software lagi nih gan yang bisa nonton 3D di komputer / Lapie agan2 semua. Kalian pasti sering dengerkan yang namanya Power DVD. Nah, sekarang power dvd mengeluarkan yang versi terbarunya yang versi ke 10 Ultra. Di versi yang kali ini kita bisa nonton film 3D di komputer / Laptop, tapi memerlukan kacamata 3D juga (Beli masing2). hehehehe...

  Power DVD 10 ultra ini tidak sembarang di instal di komputer / laptop ya, tapi harus memenuhi syarat di bawah ini..
System Requirements : Liat Disini Aja Ya

Download : Power DVD 10 Ultra

Patch : Hotfile

NB: Untuk yang pacth sesuaikan dengan OS anda (32bit / 64bit). Di sana ada 2'2 nya.

Selamat nonton 3D di komputer kalian ya gan. ^^

   Wassalamualaikum Wr. Wb