Pages

Kamis, 19 April 2012

Statement Switch Pada C++


      Selain statement kondisi if-else, pada bahasa pemrograman C++ juga terdapat statement kondisi switch. Statement switch digunakan untuk melakukan pemilihan ekspresi atau kondisi yang memeiliki nilai-nilai konstanta. Pada statement ini, tipe data yang digunakan pada ekspresi harus bertipe integer atau karakter. Berbeda dengan statement if, pada switch terdapat kata kunci yang tidak ada di statement if yaitu adanya kata kunci case yang digunakan sebagai pilihan kondisi. Statement switch juga menggunakan statement break yang berfungsi untuk melompat ke luar dari statement switch program, sehingga kondisi-kondisi yang lain tidak akan ikut tereksekusi. Di bawah ini bentuk umum dari statement switch.
              
              Switch (ekspresi) {
              case nilai_konstanta:
                        {
                          statement_yang_akan_dieksekusi;
                          ....
                          break;
                        }
              case nilai_konstanta:
                        {
                          statement_yang_akan_dieksekusi;
                          ....
                          break;
                        }
            default:
                        {
                          statement_alternatif;
                        }
            }


    Default berguna sebagai alternataif lain. Jadi, jika nilai pada ekspresi tidak ada yang sesuai dengan nilai konstanta yang ada di setiap kondisi, maka alternatif yang berada di default lah yang akan di eksekusi.